Minggu, Mei 29, 2022
BerandaNewsNusantaraKelompok Bersenjata Berulah Lagi, Bakar Rumah Kepala Suku dan Guru di Beoga...

Kelompok Bersenjata Berulah Lagi, Bakar Rumah Kepala Suku dan Guru di Beoga Papua

NUSADAILY.COM – JAYAPURA – Kelompok bersenjata, Sabtu (17/4), kembali berulah dan kali ini membakar rumah rumah kepala suku dan berbagai fasilitas pendidikan yang ada di kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA : 27 Warga Sipil dari Beoga Kembali Dievakuasi ke Timika – Nusadaily.com

 “Memang benar ada aksi pembakaran yang dilakukan KKB namun tidak ada korban jiwa,” kata Kepala Polsek Beoga, Inspektur Polisi Dua Ali Akbar, kepada ANTARA yang menghubungi dari Jayapura, Papua, Sabtu.

 Ia akui, insiden pembakaran oleh kelompok bersenjata itu dilaporkan sekitar pukul 09.30 WIT menghanguskan rumah warga lokal yang juga kepala suku Ener Tinal, dan perumahan guru.

Di Distrik Beoga terdapat Satuan Tugas Newangkawi –gabungan tentara dan polisi– yang sejak beberapa waktu lalu ditugaskan untuk memberantas kelompok bersenjata. Kelompok bersenjata ini sejak lama beraksi dengan pola menyebar teror kepada warga dan alat negara. 

BACA JUGA : PGRI Papua Kutuk Aksi Penembakan Guru di Beoga – Noktahmerah.com

 Rumah kepala suku Dambet yang ludes terbakar itu juga berfungsi sebagai kios atau warung.

 “Sedangkan gedung SD Dambek tidak sempat ludes. Karena warga sempat menghalau dan memadamkan api nya sehingga hanya pintu yang terbakar,” kata dia. 

BACA JUGA : Kelompok Bersenjata Bakar Helikopter di Bandara Ilaga – Beritaloka.com

Ia mengungkapkan, saat menuju lokasi yang dibakar. Pasukan TNI dan polisi sempat diganggu mereka dengan tembakan namun tidak ada korban jiwa. “Jarak ke kampung Dambek sekitar sekitar tiga kilometer ke Beoga dengan berjalan kaki,” kata dia. (ros)

BERITA KHUSUS

Logo dan Maskot MTQ XXX Jatim 2023 Segera Rilis, Gus Ipul Apresiasi Karya Para Desainer

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bakal segera memperkenalkan logo dan maskot ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXX Jawa Timur tahun 2023...

BERITA TERBARU

Waspada! Virus Hendra Berpotensi Jadi Pandemi, Ini Gejala dan Penularannya

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Virus Hendra disebut berpotensi menjadi pandemi di masa mendatang. Ahli epidemiologi Dicky Budiman dari Universitas Griffith Australia menilai potensinya sama...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily

NUSADAILY.COM - JAYAPURA - Kelompok bersenjata, Sabtu (17/4), kembali berulah dan kali ini membakar rumah rumah kepala suku dan berbagai fasilitas pendidikan yang ada di kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

BACA JUGA : 27 Warga Sipil dari Beoga Kembali Dievakuasi ke Timika - Nusadaily.com

 "Memang benar ada aksi pembakaran yang dilakukan KKB namun tidak ada korban jiwa," kata Kepala Polsek Beoga, Inspektur Polisi Dua Ali Akbar, kepada ANTARA yang menghubungi dari Jayapura, Papua, Sabtu.

 Ia akui, insiden pembakaran oleh kelompok bersenjata itu dilaporkan sekitar pukul 09.30 WIT menghanguskan rumah warga lokal yang juga kepala suku Ener Tinal, dan perumahan guru.

Di Distrik Beoga terdapat Satuan Tugas Newangkawi --gabungan tentara dan polisi-- yang sejak beberapa waktu lalu ditugaskan untuk memberantas kelompok bersenjata. Kelompok bersenjata ini sejak lama beraksi dengan pola menyebar teror kepada warga dan alat negara. 

BACA JUGA : PGRI Papua Kutuk Aksi Penembakan Guru di Beoga - Noktahmerah.com

 Rumah kepala suku Dambet yang ludes terbakar itu juga berfungsi sebagai kios atau warung.

 "Sedangkan gedung SD Dambek tidak sempat ludes. Karena warga sempat menghalau dan memadamkan api nya sehingga hanya pintu yang terbakar," kata dia. 

BACA JUGA : Kelompok Bersenjata Bakar Helikopter di Bandara Ilaga - Beritaloka.com

Ia mengungkapkan, saat menuju lokasi yang dibakar. Pasukan TNI dan polisi sempat diganggu mereka dengan tembakan namun tidak ada korban jiwa. "Jarak ke kampung Dambek sekitar sekitar tiga kilometer ke Beoga dengan berjalan kaki," kata dia. (ros)