Rabu, September 28, 2022
BerandanusantaraHarga TBS Sawit di Kalbar Tertinggi Capai Rp2.668,55 per Kilogram

Harga TBS Sawit di Kalbar Tertinggi Capai Rp2.668,55 per Kilogram

NUSADAILY.COM – PONTIANAK – Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit tertinggi di Kalimantan Barat, berdasarkan hasil penetapan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalbar untuk Periode II September 2021 yang berlaku hingga 15 Oktober, di umur 10 -20 tahun sebesar RpRp2.668,55 per kilogram.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Bersyukur harga TBS sawit di Kalbar stabil dan alami tren kenaikan. Kenaikan ini dipengaruhi pasar dunia yang saat ini terjadi kekurangan pasokan minyak nabati dari komoditas lain seperti kedelai, kacang, bunga matahari, dan lain sebagainya. Hal Ini membuat permintaan akan minyak sawit meningkat, sehingga mendongkrak harga CPO,” ujar Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalbar, Munsif di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu.

BACA JUGA : Sistem Terasan di Kebun Sawit Seberang Buatan PTPN2 Dorong Produksi

Ia menjelaskan bahwa harga sawit yang saat ini menunjukkan tren naik dipengaruhi penyerapan biodisel dari pasar dalam negeri. Melalui Program B30 yang dicanangkan pemerintah, penyerapan minyak sawit mentah (CPO) semakin meningkat sehingga berdampak pada harga.

“Kami optimis tren positif ini berlanjut mengingat Program B30 mendapatkan dukungan yang besar dari pemerintah. Apalagi program biodiesel dari sawit ini akan ditingkatkan lagi menjadi B50 hingga mungkin sampai B100,” kata dia.

BACA JUGA : Perkebunan Kedelai Boros Lahan Lima Kali Lipat Dibanding Kelapa Sawit

Menurut dia, adanya kenaikan harga sawit baik itu TBS, CPO, hingga PKO (Palm Kernel Oil) sangat berdampak pada kesejahteraan petani di Kalbar. Ekonomi daerah semakin tumbuh dan berdampak luas di sektor lainnya.

“Nilai Tukar Petani (NTP) Kalbar September 2021 sebesar 134,25 poin naik 2,83 persen dibanding NTP bulan Agustus 2021 sebesar 130,56 poin. Kemudian secara khusus untuk NTP Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR) sendiri ada kenaikan sebesar 3,67 persen. Hal ini terjadi karena disebabkan oleh naiknya indeks kelompok tanaman perkebunan rakyat khususnya komoditas kelapa sawit, karet, cengkeh,” jelas dia.

BACA JUGA : Isu Istri Pengusaha Sawit Riau Ditemukan di Dipondoknya, Al Fatah: Temboro Banyak Ponpes

Sementara untuk harga CPO pada Periode II September 2021 sendiri Rp12.136,17 per kilogram dan inti sawit (PKO) Rp6.219,36 per kilogram.

Sebelumnya pada Periode I September 2021 untuk harga tertinggi TBS mencapai Rp2.677,40 per kilogram. Sedangkan untuk harga CPO Rp12.217, 20 per kilogram, dan untuk PKO Rp6.067,39 per kilogram.(lal)

BERITA KHUSUS

Tujuh Poktan Situbondo Bakal Dapat Bantuan Alat Jemur Tembakau

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo menggelontorkan anggaran dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2022 sekitar Rp180 juta. Duit jumbo...

BERITA TERBARU

Cerita Roy Citayam Fashion Week, Dulu Dapat Rp 5 Juta Sehari Kini Sepi Tawaran

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Citayam Fashion Week yang sempat menjadi fenomena kini tidak lagi eksis. Kawasan Dukuh Atas yang menjadi lokasi fashion show di...