Sabtu, November 27, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsNusantaraARC USK Banda Aceh Ekspor 1 Ton Minyak Nilam ke Prancis

ARC USK Banda Aceh Ekspor 1 Ton Minyak Nilam ke Prancis

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – BANDA ACEH – Atsiri Research Center (ARC) Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh memenuhi permintaan ekspor minyak nilam ke Prancis sebanyak 1 ton dalam 2021.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Kita baru sekali ekspor minyak nilam melalui mitra Prancis, jumlahnya sebanyak 1 ton minyak,” kata Ketua ARC USK Dr Syaifullah Muhammad, di Banda Aceh, Jumat.

BACA JUGA : Eksportir Kertas Pembungkus Hadiah Optimistis Bersaing di Pasar Global

Syaifullah mengatakan, ekspor minyak nilam tersebut juga berbarengan dengan minyak pala sekitar 1,2 ton. Dan pengirimannya tidak melalui pelabuhan dari Aceh, melainkan lewat Belawan Provinsi Sumatera Utara.

Dikatakannya, untuk harga minyak nilam Aceh di pasar internasional saat ini berkisar antara 54 sampai 60 dolar AS per kilogram. Atau setara dengan Rp765 ribu sampai Rp850 ribu per kilogramnya.

BACA JUGA : Terkait Kratom, BNN Tegaskan Masuk Narkotika tapi Kalbar Ekspor ke Belanda

“Tetapi kalau untuk harga minyak nilam kita di Aceh masih sekitar Rp500 ribu sampai Rp600 ribu per kilogram. Dan lebih mahal dari daerah lain di Indonesia,” ujarnya.

Syaifullah menyampaikan, harga minyak nilam Aceh saat ini cukup stabil sejak empat tahun terakhir, hal itu karena adanya ekosistem yang lebih sehat dan berkeadilan terhadap petani.

BACA JUGA : Maskapai Garuda Optimalkan Bisnis Angkutan Logistik Ekspor

“Selama ini kita juga terus menjaga agar para petani, penyuling, pengumpul serta eksportir bisa mendapatkan margin keuntungan yang wajar,” katanya.

Dalam pengembangan nilam, kata Syaifullah, ARC USK Banda Aceh juga mulai menciptakan ekosistem baru dengan memproduksi produk turunan dari nilam tersebut, supaya terciptanya pelaku usaha baru.

“Kita juga mulai menciptakan ekosistem baru dari turunan nilam, sehingga muncul anak muda menjadi pelaku pada industri UMKM nilam,” demikian Dr Syaifullah.(lal)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR