Sabtu, Agustus 13, 2022
BerandaInternationalNegara-negara di Eropa Dorong Warganya Ganti Mobil dengan Sepeda Listrik

Negara-negara di Eropa Dorong Warganya Ganti Mobil dengan Sepeda Listrik

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Baru-baru ini, jaringan berita ekonomi Argentina, Buenos Aires, melaporkan bahwa perang kecil antara kendaraan diesel dan kendaraan listrik telah muncul secara diam-diam.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Perang ini bermula dari perkembangan sepeda pada banyak negara di dunia. Hal tersebut ditemukan dalam beberapa tahun terakhir, terutama sejak penyebaran pandemi Covid-19. Sepeda listrik berkembang sangat pesat sehingga mengejutkan industri otomotif.

BACA JUGA: Harley-Davidson Luncurkan Merek Sepeda Listrik Serial 1 Cycle Co.

Melansir dari cankaoxiaoxi, dunia akan menjadi lebih bersih karena pembatasan lalu lintas. Selain itu, krisis ekonomi juga telah membuat sebagian orang kehilangan pekerjaannya sehingga mereka tidak dapat membeli barang mewah seperti mobil.

Oleh karena itu, sepeda listrik mulai banyak dikendarai dan dipilih sebagai alat transportasi. Inilah yang kemudian membuat sepeda listrik menjadi pesaing nyata mobil.

Saat ini, banyak pabrik mobil yang meminta pemerintah untuk menyediakan infrastruktur daya lebih besar bagi warganya agar mempermudah mereka beralih ke teknologi canggih. Namun, biaya pengisian daya tersebut sangat mahal sehingga menjadi penghalang untuk pembuatan mobil listrik.

BACA JUGA: Cerita di Balik Kerja Sama Sepeda Listrik Jeep dan QuietKat

Untuk meningkatkan infrastruktur listrik, termasuk memasang lebih banyak tiang pengisian saja harus menghasilkan listrik yang berkelanjutan dan tidak sederhana.

Prosesnya juga memakan waktu serta biaya yang mahal. Oleh karena itu, banyak orang beralih ke sepeda listrik dan beberapa negara bahkan memasukkannya ke dalam kebijakan mereka.

Belgia, Luksemburg, Jerman, Belanda, Inggris, dan negara Eropa lainnya telah mengadopsi insentif untuk mendorong warganya bersepeda ke tempat kerja. 

BACA JUGA: Porsche Akuisisi Saham Mayoritas Pembuat Sepeda Listrik Greyp

Di negara-negara ini, warga menerima bonus 25 hingga 30 sen euro (4.250 hingga 5.100 rupiah) untuk setiap kilometer yang mereka tempuh. Nantinya, itu akan disetorkan secara tunai ke rekening bank mereka setiap minggu, setiap bulan, atau di akhir tahun tanpa membayar pajak. Selain itu, mereka juga menerima tunjangan 300 euro untuk pembelian sepeda listrik.

Penggunaan sepeda listrik ternyata memiliki manfaat bagi pengendara dan kota yang mereka tinggali. Pengendara yang menggunakan jenis transportasi ini untuk bekerja dapat memperbaiki kondisi fisiknya.

BACA JUGA: Sepeda Listrik Pertama Triumph Dibanderol Rp 52 Juta

Dikarenakan bersepeda merupakan olahraga ringan yang tidak membutuhkan banyak tenaga. Sedangkan untuk kota yang mereka tinggali, sepeda listrik dapat mengurangi kemacetan lalu lintas.

Para ahli menunjukkan bahwa mengganti 10% mobil dengan sepeda listrik dapat mengurangi arus lalu lintas hingga 40%. Selain itu, sepeda listrik juga dapat mengurangi jumlah polusi udara sehingga sangat menguntungkan dunia dan semua orang.(nd2)

BERITA KHUSUS

Dok! Seluruh Fraksi di DPRD Ponorogo Setujui Perubahan SOTK Satpol PP dan RSUD

NUSADAILY.COM - PONOROGO - Usulan Raperda Perubahan kedua atas Perda No.6 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah untuk OPD Satpol PP yang...

BERITA TERBARU

Gerindra-PKB Resmi Bekoalisi: Partai Lain Mau Gabung Monggo

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Gerindra dan PKB resmi berkoalisi di Pilpres 2024. Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau...