Hingga Senin, Kota Batu Koleksi Tiga Emas pada PORPROV Jatim 2023

Hingga Senin, Kota Batu Koleksi Tiga Emas pada PORPROV Jatim 2023
Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai (kiri kedua) memberikan ucapan selamat kepada Muhammad Panji Saputra yang berhasil meraih medali emas di kelas G 1.000 meter pacuan kuda.

NUSADAILY.COM - KOTA BATU - Cabor gulat menambah perolehan pundi-pundi medali kontingen Kota Batu yang berlaga di ajang Porprov VIII Jatim 2023. Olahraga adu fisik itu berhasil mempersembahkan satu medali emas dan satu medali perunggu. Dengan begitu Kota Batu mengoleksi tiga emas hingga Senin (11/9/2023) pukul 14.00 WIB. 

 

Medali emas gulat disumbangkan Gangga Wahyu Putra Pratama setelah menaklukkan Yoga Prasetyo dari Kabupaten Tuban pada kelas 55 kilogram grego. Sementara medali perunggu disumbangkan Reggina Sofia Muji Astuti setelah mengalahkan Siti Zahrotus Solehah dari Kabupaten Jember di kelas 45 kilogram.

 

Peraih medali emas Gangga Wahyu Putra Pratama cukup bangga karena turut berkontribusi menambah perolehan medali untuk kontingen Kota Batu. Ia merasa beruntung, karena bertemu dengan lawan yang cukup mudah. Sehingga mulai awal sampai final, pertandingan yang diikutinya berjalan mudah dan nyaris tanpa kendala berarti.

 

"Tentu bangga kembali bisa mendapatkan medali emas untuk Kota Batu, semoga Porprov Jatim 2025 mendatang, saya masih bisa mendapatkan medali emas lagi, mohon doanya,” ujar Gangga.

 

Hingga kini (Senin, 11/9), kontingen Kota Batu mengoleksi 3 medali emas, 2 medali perak dan 3 perunggu. Perolehan tersebut menempatkan kontingen Kota Batu di klasemen 23 dengan mengoleksi poin 20.

 

Cabor yang turut menyumbangkan medali untuk kontingen Kota Batu yakni balap kuda. Pordasi menyumbangkan satu medali emas yang dipersembahkan Muhammad Panji Saputra bersama kudanya Putratalaud di kelas G 1000 meter. Sementara itu medali perak disumbangkan Rayhan Akmal Ahmad Biantoro dan medali perak disumbangkan Deanova Abdillah. Kedua atlet itu bertanding pada kategori horseback archery (HBA) atau panahan berkuda on ground 40 Meter.

 

Ketua HBA Kota Batu sekaligus pelatih Puslatkot KONI Cabor HBA Pordasi, Arif Fatchur Iscahyana merasa bangga dengan capaian itu. Prestasi itu tak lepas dari ketekunan para atlet berkuda saat mengikuti proses latihan selama tiga tahun. Porsi latihannya pun ditambah menjadi tiga kali dalam sepekan.

 

Menurutnya, hambatan terbesar yang harus dihadapi para atletnya adalah cuaca Kabupaten Sidoarjo yang sangat panas dan berangin. Ia bersyukur semua itu bisa dilewati para atletnya dengan baik, sehingga angin yang kencang pun bisa mereka hadapi dengan tenang.

 

"Sebenarnya dalam latihan kondisi seperti yang terjadi hari ini sudah kita antisipasi dengan menggelar latihan yang kita buat semirip mungkin dengan kondisi di Sidoarjo. Kita latihan jam 13.00, ditengah teriknya matahari,”ujar Arif.

 

Sementara itu, Sekjen HBA Kota Batu, Sulisno AMD menuturkan, capaian itu dapat diraih berkat kerja sama tim, bukan prestasi individu. Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai yang memberikan dukungan moril kepada seluruh atlet Kota Batu yang berkompetisi di Porprov VIII Jatim 2023.

 

“Kami ucapkan terima kasih untuk PJ Wali Kota Batu dan Ketua Umum KONI Kota Batu serta Pordasi karena support beliau-beliau ini, kita meraih medali," ujar dia.

 

Selain itu, ISSI Kota Batu turut menyumbangkan satu medali emas dan satu medali perunggu. Medali emas diraih Fajar Abdul Rahman pada nomor XCE (Cross Country Eliminator) putra dan satu medali perak diraih oleh Rahma Alya Putri Nugroho di nomor XCE putri.

 

"Alhamdulilah Fajar dan Alya bisa menyumbang medali untuk Kota Batu. Memang XCE ini sudah menjadi bidikan kita juga dan saya sendiri yakin bahwa anak-anak mampu merebut medali," ujar Pelatih ISSI Kota Batu, Afos Hildan Katana.

 

Afos memuji kemampuan anak didiknya, meski XCE merupakan nomor baru di balap sepeda, anak didiknya mampu menguasai jalannya pertandingan. Meski diakui medan yang harus mereka hadapi bukan medan yang mudah, butuh kekuatan fisik yang mumpuni, disamping lawan yang dihadapi juga bagus.

 

"Kondisi fisik mereka pun sampai detik ini masih sangat-sangat bagus dengan raut wajah yang penuh semangat. Intinya saya sangat berterima kasih kepada semua terutama orang tua wali yang ikut andil dalam persiapan ini," kata Afos. (oer/wan)