Amerika Serikat Akan Lepas Lebih Banyak Cadangan Minyak Sebagai Upaya Atas Pengurangan Produksi “OPEC+”

Pada 19 Oktober, Presiden AS Biden umumkan pelepasan 1.500 barel minyak dari cadangan strategis sebagai tanggapan terhadap OPEC dan minyak non-OPEC negara-negara penghasil seperti Rusia. Keputusan ini untuk memangkas produksi oleh mekanisme OPEC+.

NUSADAILY.COM-WASHINGTON D.C- Pada 19 Oktober, Presiden AS Biden umumkan pelepasan 1.500 barel minyak dari cadangan strategis sebagai tanggapan terhadap OPEC dan minyak non-OPEC negara-negara penghasil seperti Rusia. Keputusan ini untuk memangkas produksi oleh mekanisme OPEC+.

Baca Juga: Pelayan di Restoran Selebriti New York Dapat Perlakuan...

Melansir new.qq.com, menurut sebuah laporan oleh Associated Press pada tanggal 18 Maret tahun ini, Biden mengusulkan untuk melepaskan 180 juta barel cadangan minyak strategis. Rencana itu awalnya diharapkan akan direalisasikan dalam waktu 6 bulan, tetapi tidak selesai. 

Seorang pejabat senior pemerintah AS, yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan bahwa Biden akan mengumumkan pelepasan 15 juta barel minyak lagi dari cadangan minyak strategis pada 19 Oktober dan menyelesaikan rencana pelepasan 180 juta barel minyak dari lokasi strategis. Cadangan minyak yang akan mengurangi cadangan minyak strategis AS ke level terendah sejak 1984. Biden juga akan mengatakan akan mempertimbangkan untuk menyetujui rilis cadangan minyak baru musim dingin ini dan bahwa pemerintah AS akan mengisi kembali cadangan strategis ketika harga minyak mencapai atau turun di bawah kisaran $67-$72 per barel.

Baca Juga: Boeing “Dreamlifter” Dari Italia Ke Carolina Selatan Mendarat Dengan Selamat Setelah Kehilangan Salah Satu Roda

Hal tersebut dilatarbelakangi oleh konflik Rusia-Ukraina dan pengurangan produksi OPEC+, sehingga pemerintah Biden berada di bawah tekanan dari lonjakan harga minyak domestik yang berkelanjutan. (mdr2)