Tekan Inflasi, Pemkab Situbondo Sebar Ribuan Sembako Kepada Warga

Bupati Situbondo, Karna Suswandi, membagikan ribuan paket sembako kepada warga yang ada di delapan Desa

Tekan Inflasi, Pemkab Situbondo Sebar Ribuan Sembako Kepada Warga
Bupati Situbondo berbincang dengan warga penerima paket sembako. (Foto : Dokpim Situbondo)

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Bupati Situbondo, Karna Suswandi, membagikan ribuan paket sembako kepada warga yang ada di delapan Desa. Yakin Dawuhan, Olean, Kalibagor, Kecamatan Situbondo; Tlogosari, Plalangan, Kecamatan Sumbermalang; Tenggir, Curah Jeru, Mimbaan, Kecamatan Panji, Jumat (25/11/2022).

 

Pria yang akrab disapa Bung Karna ini menyampaikan, tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk menekan angka inflasi di Situbondo setelah pandemi Covid-19.

 

Pria 55 tahun itu menjelaskan, paket sembako yang disalurkan jumlahnya juga ditambah. "Biasanya, tahun sebelumnya hanya sebanyak 100 paket per-desa, tapi kini 300 paket per-desa," ujarnya di Desa Olean.

 

Bung Karna mengatakan, paket sembako yang diberikan kepada warga berupa beras, minyak, telur dan mie instan. "Penyaluran bantuan dalam rangka untuk mengantisipasi terjadinya inflasi di Situbondo. Supaya harga barang tidak naik, kebutuhan pokok juga tetap normal," imbuhnya.

 

Menurutnya penyaluran bantuan sembako tersebut dilakukan secara bertahap. "Ini kita bagikan secara bergantian. Bahkan saya sendiri akan turun lagi untuk menyalurkan ke warga," tegasnya.

 

Sementara itu, salah satu warga penerima bantuan, Halimah, mengaku bantuan sembako tersebut sangat bermanfaat untuk meringankan beban keluarganya. Pasalnya, dirinya bisa lebih hemat untuk membeli kebutuhan pokok.

 

"Alhamdulillah, sembako ini bisa untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Beberapa hari ke depan bisa menghemat uang belanja," pungkasnya.

 

Informasi tambahan, Pemkab Situbondo senantiasa mengajak masyarakat untuk ikut memberantas peredaran rokok ilegal.

 

Sebab keberadaan rokok ilegal sangat merugikan negara. Karena tidak memberikan pemasukan dari sektor cukai. Sehingga berdampak terhadap penerimaan pemerintah daerah dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT).

 

Sementara itu, jumlah DBHCHT Pemkab Situbondo tahun 2022 sebesar Rp55.748.515.000. Dana tersebut dikelola oleh beberapa OPD. Di antaranya Dinsos, Diskoperindag, Disnaker, Dispertangan, Dishub, dan Dinas PUPP, Satpol PP, RSUD dr Abdoer Rahem, RSUD Besuki, serta RSUD Asembagus.

 

Dana jumbo tersebut digunakan untuk pembagian BLT, pelatihan kerja, pembagian pupuk urea gratis kepada petani, pemasangan PJU, pembangunan RTLH, program Tolop (tutup lubang -red), pembangunan jamban keluarga, program sehat gratis (Sehati), penurunan angka stunting, pengadaan alat kesehatan (Alkes), rehap gedung rumah sakit, sosialisasi tentang cukai dan operasi pasar rokok ilegal. (adv/fat)