Survei Keterpilihan Capres LSI: Ganjar Ungguli Anies dan Prabowo

"Kalau tiga nama, maka Ganjar unggul sekitar 10-12 persen dengan pesaingnya di nomor dua Anies 24,2 persen. Diikuti oleh Prabowo 23,2 persen," ujarnya. Survei ini melibatkan 1.221 orang responden. Ambang batas kesalahan survei plus minus 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Survei Keterpilihan Capres LSI: Ganjar Ungguli Anies dan Prabowo

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Lembaga Survei Indonesia (LSI) mengungkap elektabilitas Ganjar Pranowo unggul jauh dari sejumlah kandidat populer, seperti Anies Baswedan dan Prabowo Subianto.

Dalam survei LSI pada 7-11 Januari 2023, Ganjar menempati posisi pertama calon presiden (capres) di berbagai simulasi. Sementara itu, Anies dan Prabowo saling salip di urutan kedua dan ketiga.

"Dalam simulasi 19 nama, seperti biasa masih yang unggul adalah Ganjar Pranowo 27 persen, diikuti Anies Baswedan sekitar 17 persen, lalu Prabowo Subianto 16 persen," kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan dalam jumpa pers daring, Minggu (22/1).

Elektabilitas Ganjar meningkat saat nama dikerucutkan menjadi 10 kandidat. Dia memiliki elektabilitas 29,2 persen.

Prabowo naik ke urutan kedua dengan elektabilitas 19,4 persen. Elektabilitas Anies 16,5 persen dan berada di urutan ketiga.

Pada simulasi tiga nama, elektabilitas Ganjar semakin perkasa. Dia memiliki elektabilitas 36,3 persen.

"Kalau tiga nama, maka Ganjar unggul sekitar 10-12 persen dengan pesaingnya di nomor dua Anies 24,2 persen. Diikuti oleh Prabowo 23,2 persen," ujarnya.

Survei ini melibatkan 1.221 orang responden. Ambang batas kesalahan survei plus minus 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasil serupa juga tercermin dari survei Indikator Politik Indonesia pada akhir 2022. Ganjar menempati urutan pertama simulasi tiga nama capres dengan elektabilitas 35,8 persen.

Pada survei itu, Anies berada di posisi kedua dengan 28,3 persen, sedangkan Prabowo di posisi ketiga dengan 26,7 persen.

Warga NU di Solo Bersorak saat Jokowi Sapa Ganjar

Sementara, Warga Nahdlatul Ulama (NU) bersorak-sorai saat Presiden Joko Widodo menyapa Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebelum Jalan Sehat Menuju Satu Abad NU di Solo.

Momen itu terjadi saat Jokowi berpidato di Pura Mangkunegaran. Dia menyapa sejumlah pejabat yang hadir.

"Yang saya hormati Gubernur Jawa Tengah," kata Jokowi di Pura Mangkunegaran, Solo, Minggu (22/1).

Warga NU yang memadati lokasi pun bersorak sorai. Mereka berteriak dan bertepuk tangan saat Jokowi mengucap nama Ganjar. Sorak sorai itu tak tampak saat Jokowi menyapa pejabat lain yang hadir.

Pada pidato itu, Jokowi menyapa sejumlah pejabat. Mulai dari Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf, menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju, hingga Ketua DPR RI Puan Maharani.

Meski demikian, tak ada yang mendapat sorak sorai seramai Ganjar. Saat nama Puan disapa Jokowi, warga hanya bertepuk tangan.

Jokowi menutup pidato dengan apresiasi terhadap pesta olahraga yang digelar PBNU. Dia sekaligus membuka acara jalan sehat tersebut.

"Dengan kesehatan itulah negara kita akan kuat. Saya mengucapkan selamat menjalankan jalan sehat ini nanti. Saya akan ikut dari awal sampai akhir, Insyaallah," ujar Jokowi.(han)