PWI Malang Raya Berikan Penghargaan Tokoh Peduli Pers saat Peringatan HPN 2024

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya memberikan predikat penghargaan 'Tokoh Peduli Pers. Penghargaan itu diberikan bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang diselenggarakan di DPRD Kota Malang (Jum'at, 9/2). Kegiatan itu turut dihadiri jajaran Forkopimda se Malang Raya.

PWI Malang Raya Berikan Penghargaan Tokoh Peduli Pers saat Peringatan HPN 2024

NUSADAILY.COM-MALANG– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya memberikan predikat penghargaan 'Tokoh Peduli Pers. Penghargaan itu diberikan bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang diselenggarakan di DPRD Kota Malang (Jum'at, 9/2). Kegiatan itu turut dihadiri jajaran Forkopimda se Malang Raya.

 

Ada beberapa nama yang dinobatkan sebagai penerima penghargaan 'Tokoh Peduli Pers'. Antara lain, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat; Bupati Malang, Sanusi; Pj Wali Kota Batu, Aris Agung Paewai dan Ketua GM FKPPI Jawa Timur, R Agoes Soerjanto. piagam penghargaan juga diberikan kepada pimpinan DPRD Malang Raya. Yakni Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika dan Ketua DPRD Kab Malang, Darmadi.

 

Berikutnya adalah jajaran pimpinan TNI/Polri Malang Raya yakni Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol. Budi Hermanto; Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana; Kapolres Batu, AKBP Oskar Syamsuddin, dan Dandim 0833 Kota Malang, Letkol. Arm Aris Gunawan. 

 

Piagam Tokoh Peduli Pers juga diberikan Ketua PWI Malang Raya, Cahyono kepada Wakil MPR RI, Achmad Basarah di lokasi berbeda. Penyerahan tersebut ditujukan saat Basarah mengisi materi sosialisasi 4 pilar demokrasi yang bertempat di Fakultas Ilmu Sosial-Universitas Negeri Malang (FIS-UM).

 

Ketua PWI Malang Raya, Cahyono menuturkan, penghargaan tersebut bertujuan untuk semakin memperkuat sinergitas antara insan pers dengan seluruh jajaran pimpinan di Malang Raya. Serta sebagai wujud apresiasi kepada seluruh pemimpin daerah di wilayah Malang Raya, yang selama ini dianggap telah peduli dengan awak media, serta kooperatif dalam menunjang pemberitaan insan pers.

 

"Alhamdulillah hari ini Forkopimda Malang Raya berkesempatan untuk hadir dalam acara ini. HPN kali ini kami kemas untuk menyerahkan piagam penghargaan pada seluruh Forkopimda Malang Raya, karena semua Forkopimda ini kami nilai sangat peduli dengan insan pers di seluruh Malang Raya," ujar Cahyono.

 

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim mengatakan, peringatan HPN seperti saat ini sangat berkesan dikarenakan dihadiri oleh seluruh pimpiman daerah dari 3 wilayah di Malang Raya. "Saya kira ini mungkin satu satunya di Indonesia, di mana 3 pemerintah daerah bersatu untuk memperingati HPN di hari ini. Terlebih ini juga bertepatan dengan hari libur tapi semua Forkopimda bisa hadir dalam acara ini," katanya.

 

Menurut Lutfil, hal tersebut merupakan bukti bahwa Malang Raya merupakan satu kawasan yang tak bisa terpisahkan satu sama lain. Dalam kesempatannya, sesuai dengan tema HPN 2024 'Mengawal Transisi Kepemimpinan Nasional dan Menjaga Keutuhan Bangsa', Lutfil juga berpesan agar insan pers di wilayah Malang Raya dapat turut mengawal penyelenggaraan pemilu 2024, agar terwujud pesta demokrasi yang berkualitas.

 

"Pers juga bertanggungjawab untuk mengawal pelaksanaan tahapan pemilu untuk memastikan tahapannya berjalan secara berkualitas. Serta dapat melahirkan pemerintahan yang berkualitas. Nah pasca pemilu, pers juga harus mengawal pemerintahan yang berkualitas, itulah pekerjaan besar yang harus diemban oleh insan pers Jatim khususnya Malang Raya," tegasnya.

 

Sementara itu, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, turut menyampaikan selamat atas peringatan HPN 2024 sekaligus hari jadi ke 78 tahun bagi PWI. Dalam sambutannya, Wahyu berharap agar dengan usia baru, insan pers dapat semakin membersamai pemerintah dalam menjalankan pemerintahan.

 

"Harapannya dengan HPN ini juga akan mengingatkan kita bahwa insan pers merupakan mitra pemerintah untuk bersama mengawal pelaksanaan Pemilu serentak 2024. Melalui momentum HPN ini, mari kita tingkatkan profesionalisme dan independensi dalam membangun Indonesia yang lebih maju dan berdaulat," tegasnya. (wan)