Penculik Bocah di Cilegon Ditangkap di Pasar Minggu Usai Bawa Kabur Korban 22 Hari

Sigit mengatakan pelaku masih memiliki hubungan saudara dengan orang tua korban. Polisi masih memeriksa penculik untuk menggali motif dan keterangan pelaku.

Penculik Bocah di Cilegon Ditangkap di Pasar Minggu Usai Bawa Kabur Korban 22 Hari
Korban penculikan diserahkan kepada keluarga. (Foto: dok. Istimewa)

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Bocah berinisial AS (4) akhirnya ditemukan setelah 22 hari diculik. Polisi juga menangkap penculik, Herdiansyah (32), di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

"Selama 22 hari kerja keras Kapolres Cilegon Polda Banten beserta Satreskrim Polres Cilegon Polda Banten dalam upaya pengejaran tersangka penculikan anak di wilayah hukum Polres Cilegon Polda Banten. Pada hari ini, tanggal 25 Januari 2023, telah tertangkapnya pelaku penculikan anak di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, sekira jam 02.00 WIB," kata Kasi Humas Polres Cilegon AKP Sigit Dermawan dalam keterangannya, Rabu (25/1/2023).

BACA JUGA : Pelaku Penculikan Anak dengan Iming-iming Es Krim Berhasil...

Sigit mengatakan pelaku masih memiliki hubungan saudara dengan orang tua korban. Polisi masih memeriksa penculik untuk menggali motif dan keterangan pelaku.

"Pelaku merupakan salah satu kerabat orang tua korban anak yang diculik tersebut," katanya, dilansir dari detik.com

Polisi langsung menyerahkan korban penculikan kepada orang tuanya sekitar pukul 03.00 WIB di Mapolres Cilegon. Dalam video yang didapat, ayah korban bersujud setelah anaknya tiba di Mapolres Cilegon.

Sebelumnya, sebuah rekaman CCTV viral di media sosial tentang penculikan seorang bocah berusia 4 tahun berinisial AS di Cilegon, Banten. Polisi sudah mengantongi identitas pelaku.

BACA JUGA : Rizky Billar Belikan Lesti Tanah Seluas 1.300 Meter

Penculikan itu terjadi pada Senin (2/1/2023) pukul 17.00 WIB di Ramayana Mall Cilegon. Informasi yang bisa digali polisi, penculikan berawal dari pelaku membujuk AS dan kakaknya, AB (7), untuk mencari jajanan es, kemudian mengajak makan di warteg.

"Setiba di warteg, AB (7) diperdaya untuk pulang oleh pelaku untuk jemput ibu AB dan ajak makan bersama di warteg tersebut. Namun, setelah AB dan ibunya ke warteg tersebut, pelaku dan anak AS (4) sudah tidak ada di lokasi," kata Kasi Humas Polres Cilegon AKP Sigit Dermawan, Kamis (5/1). (ros)