Jumat, Mei 27, 2022
BerandaNewsNusantaraNasabah BRI Cianjur Kehilangan Saldo Tiba-tiba, Diduga Korban Peretasan ATM

Nasabah BRI Cianjur Kehilangan Saldo Tiba-tiba, Diduga Korban Peretasan ATM

NUSADAILY.COM – CIANJUR – Kantor cabang, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, atau BRI di Cianjur, Jawa Barat, digerudug puluhan nasabahnya untuk mempertanyakan kehilangan saldo di rekening secara tiba-tiba.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Mereka mengaku tidak melakukan transaksi, tetapi mendapatkan pemberitahuan lewat pesan singkat bahwa ada penarikan.

BACA JUGA : ATM BRI di Agam Dibobol Maling – Nusadaily.com

Popy Damayanti salah satunya. Perempuan berumur 28 tahun ini mendapatkan pemberitahuan melalui pesan singkat bahwa ada penarikan dana sebesar Rp5 juta.

“Saya mendapatkan pemberitahuan melalui pesan singkat ke ponsel, terkait ada transaksi penarikan uang hingga Rp5 juta pada Minggu. Sementara saya tidak melakukan transaksi dan tidak keluar rumah, setelah saya cek uang di rekening sudah berkurang,” ungkap Popy, dikutip dari Antara, Selasa (6/4).

Ia pun mendatangi kantor BRI cabang Cianjur untuk melaporkan hal tersebut. Ketika sampai di lokasi, Popy melihat sudah banyak nasabah yang hendak melaporkan hal yang sama.

BACA JUGA : Modus Baru Sindikat Uang Palsu, Setor Tunai di ATM Diakali Pakai Duit Tempelan – Noktahmerah.com

Nasabah lainnya bernama Asep Sadili mengaku kehilangan uang sebesar Rp15 juta di dalam rekeningnya. Padahal, ia tak melakukan transaksi.

“Saya terkejut saat hendak menarik uang di ATM sebesar Rp2,5 juta, ditolak karena batas transaksi sudah melebihi batas. Padahal sejak dua hari terakhir tidak ada transaksi yang saya lakukan, setelah dicek saldo saya kosong, padahal terakhir masih ada Rp15 juta dalam rekening,” cerita Asep.

Pihak BRI Mengganti Kerugian

Sekretaris Perusahaan BRI Aestika Oryza Gunarto mengatakan pihaknya akan mengganti seluruh kerugian apabila nasabah terbukti menjadi korban peretasan kartu ATM atau kejahatan perbankan skimming. Manajemen akan mengganti uang nasabah yang hilang karena terkena skimming maksimal 20 hari kerja sejak laporan diterima.

BACA JUGA : Winda Jawab Hotman Paris, Sejak Awal Tak Dapat Buku Tabungan dan ATM – Beritaloka.com

“BRI menjamin simpanan nasabah tetap aman dan masyarakat tak perlu panik serta khawatir uangnya hilang,” kata Aestika.

Ia sudah menerima laporan dan menindaklanjuti sejumlah pengaduan nasabah di Cianjur. Proses investigasi terkait laporan itu masih terus berlangsung.

“Apabila terbukti merupakan korban tindak kejahatan skimming, BRI bertanggung jawab untuk segera menyelesaikan hal tersebut,” jelas Aestika.

BRI mengimbau agar nasabah lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi perbankan. Beberapa hal yang harus dilakukan adalah rutin mengganti PIN kartu ATM dan menjaga kerahasiaan data kartu hingga nomor OTP.

“Juga mengajak nasabah untuk mengaktifkan fitur SMS notifikasi guna mengetahui perubahan saldo nasabah atau mutasi rekening,” kata Aestika.

Ia juga menyarankan kepada nasabah agar segera mengganti kartu debit ke kartu ber-chip. Perubahan kartu wajib dilakukan tahun ini sejalan dengan aturan yang ditetapkan Bank Indonesia (BI).

“Penggunaan kartu debit ber-chip akan mengurangi tindak kejahatan perbankan dan juga keamanan simpanan nasabah,” pungkasnya.(han)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Pakar Politik Nilai PDIP Jadi Kunci Prabowo Menang Pilpres 2024

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Dukungan kepada Prabowo Subianto untuk maju menjadi calon presiden digaungkan sejumlah kalangan salah satunya baru-baru ini dari Persatuan Purnawirawan Indonesia...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily