Jumat, September 24, 2021
BerandaNewsNusantaraDua Oknum TNI AU Aniaya Warga Marauke Viral, Kadispenau: Akan Menindak Tegas

Dua Oknum TNI AU Aniaya Warga Marauke Viral, Kadispenau: Akan Menindak Tegas

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Peristiwa kekerasan yang dilakukan oleh dua oknum anggota TNI Angkatan Udara dengan menganiaya. Yang disertai dengan injakan kepala seorang warga di Jalan Raya Mandala – Muli, Merauke, Papua yang sempat viral di media sosial menjadi sorotan dari berbagai pihak.

Terkait hal tersebut, TNI AU melalui Kadispenau Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah dalam siaran persnya Selasa (27/7/2021) menegaskan bahwa pihaknya akan menindak secara tegas setiap prajurit TNI AU yang melakukan tindakan pelanggaran

“Kita akan tindak lanjuti kejadian ini, kedua oknum anggota ini akan ditindak secara tegas, sesuai aturan hukum yang berlaku di lingkungan TNI,” tegas Kadispenau Marsma Indan Gilang.

Dirinya juga menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh dua oknum tersebut. Dan ia juga memastikan bahwa kejadian ini sudah ditangani oleh Satuan Polisi Militer Lanud Johannes Abraham Dimara (Dma), Merauke.

“Kedua oknum anggota Lanud Dma ini sudah ditahan di Satpomau. Dan proses hukumnya sedang berjalan,” terang Kadispenau Indan Gilang.

Kadispenau Marsma Indan Gilang juga menceritakan kronologis kejadian tersebut. Dikatakan peristiwa itu diawali saat kedua anggota TNI AU hendak membeli makan di salah satu rumah makan padang yang ada di Jalan Raya Mandala–Muli, Merauke, Senin tanggal 26 Juli 2021.

Kemudian, di saat bersamaan terjadi keributan seorang warga dengan penjual bubur ayam yang lokasinya berdekatan dengan rumah makan padang tersebut.

“Keributan ini, disebabkan oleh seorang warga yang diduga mabuk. Dia melakukan pemerasan kepada penjual bubur ayam dan juga kepada pemilik rumah makan Padang dan sejumlah pelanggannya,” jelasnya.

Kedua anggota, kata Marsma Indan berinisiatif melerai keributan dan membawa warga yang membuat keributan tersebut ke luar warung. Namun, pada saat mengamankan warga, kedua oknum melakukan tindakan yang dianggap berlebihan terhadap warga.

“Kita menyesalkan tindakan berlebihan yang dilakukan oleh dua oknum anggota ini pada saat mengamakan warga. Dan sejak kemarin (Senin) keduanya sudah ditahan di Satpom Lanud Dma untuk proses hukum selanjutnya,” pungkas Kadispenau. (sir/aka)

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Berantas Rokok Ilegal, Pemkab Sidoarjo Gandeng Bea Cukai Sosialisasikan Manfaat DBHCT

NUSADAILY.COM – SIDOARJO – Dana Bagi Hasil Cukai dan Tembakau (DBHCT) sebagai salah satu pendapatan negara yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat, misalnya dalam bidang...