Senin, Desember 6, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsNusantaraBangka Barat Akan Kembangkan Budi Daya Kapulaga

Bangka Barat Akan Kembangkan Budi Daya Kapulaga

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MENTOK – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, akan mendorong pengembangan budi daya tanaman kapulaga sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan para petani.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Budi daya kapulaga sangat menjanjikan untuk meningkatkan perekonomian petani dan peluang pasar juga masih terbuka,” kata Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming di Mentok, Rabu (4/8).

Ia menjelaskan kapulaga merupakan salah satu jenis tanaman rempah yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan bisa ditanam bersamaan dengan tanaman karet atau sawit yang saat ini masih menjadi andalan para petani di daerah itu.

BACA JUGA: Maksimalkan Lahan Sempit, Pemuda di Kota Malang Budi Daya Daun Mint

“Saya pastikan ini akan menjadi program unggulan Kabupaten Bangka Barat, kita akan kembangkan dan saat ini sudah ada kelompok tani yang sudah bergerak yang bisa menjadi contoh petani lain dalam menggeluti usaha tersebut,” katanya.

Bong Ming Ming mendorong setiap kecamatan ada kelompok petani kapulaga dan Pemkab siap memfasilitasi para petani tersebut dengan berbagai kemudahan berusaha.

“Kami akan fasilitasi petani kapulaga dengan penyediaan dana KUR, penyiapan lahan, bibit, pupuk dan jaminan pembelian hasil panen dengan menggandeng koperasi dan BUMDes,” katanya.

Hal ini dikatakan Bong Ming Ming usai melakukan pertemuan dengan para anggota Komunitas Petani Kapulaga Tempilang, Kabupaten Bangka Barat didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Bangka Barat beserta jajaran di ruang kerjanya.

Pada kesempatan itu, Ketua Komunitas Petani Kapulaga Bangka Belitung, Asep menjelaskan prospek budi daya kapulaga sangat menjanjikan karena hasil produksi kapulaga Babel saat ini sudah di ekspor.

“Permintaan paling banyak dari China, permintaan cukup tinggi dengan harga untuk jenis kapulaga lokal di tingkat petani sekitar Rp150.000 hingga Rp200.000 per kilogram, bahkan pernah mencapai harga tertinggi Rp325.000 per kilo,” kata Asep.

BACA JUGA: Lima Mahasiswa UMM Rancang Alat Optimalisasi Budi Daya Lobster

Tanaman kapulaga merupakan tanaman perdu yang tumbuh baik pada tanah yang tertutup tanaman lain atau dalam kondisi kurang sinar matahari.

Kapulaga menjadi salah satu bahan rempah yang banyak dibutuhkan, bukan hanya untuk bumbu masakan, namun juga dibutuhkan untuk industri makanan, minuman dan farmasi.(int7)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR