Senin, Oktober 18, 2021
BerandaNewsNusantara534 Pangkalan Elpiji di Sulteng Disiagakan Saat Libur Tahun Baru

534 Pangkalan Elpiji di Sulteng Disiagakan Saat Libur Tahun Baru

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – PALU – PT Pertamina (Persero) menyiagakan 534 pangkalan elpiji bersubsidi tiga kilogram di Sulawesi Tengah dalam rangka menjaga kebutuhan konsumsi masyarakat saat libur Tahun Baru 2021.

“Ini bentuk komitmen Pertamina menghadapi agenda-agenda besar di akhir tahun,” kata Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR VII Laode Syarifuddin Mursali yang dihubungi dari Palu, Rabu (30/12).

BACA JUGA : Melihat Luluh Lantaknya Perekonomian Sulteng Tahun 2020 dan Tantangan 2021 – Nusadaily.com

Selain pangkalan, Pertamina juga menyiagakan 33 agen elpiji bersubsidi dan 10 agen elpiji nonsubsidi. Ini tersebar di 13 kabupaten/kota di provinsi tersebut.

Menurut dia, prediksi permintaan akan kebutuhan elpiji, baik produk bersubsidi maupun nonsubsidi, di masa libur akan tinggi. Selama 7-28 Desember 2020, konsumsi elpiji secara keseluruhan di Pulau Sulawesi meningkat 5,6 persen dari konsumsi normal 1.751 metrik ton.

Pertamina juga menjamin pasokan elpiji aman saat masa libur Tahun Baru. Di mana lebih dari 4.500 lembaga penyalur resmi mulai dari Stasiun Pengisian Bulk Elpiji dan agen. Hingga pangkalan di wilayah kerja MOR VII tetap beroperasi untuk memenuhi tingginya permintaan masyarakat.

Jatah Elpiji Tetap Aman dan Tetap Beroperasi Tanpa Hari Libur

“Selama masa Satuan tugas (Satgas) libur Natal dan Tahun Baru dibentuk Pertamina sejak 7 Desember 2020-10 Januari 2021 tetap beroperasi tanpa mengenal hari libur,” ujar Laode.

BACA JUGA : Kesadaran Pemenuhan HAM di Pemerintah Sulteng Masih Rendah – Imperiumdaily.com

Selama satu tahun ini, katanya, Sulteng mendapat jatah elpiji bersubsidi sebesar 48.506 metrik ton, dan kuota terbanyak yakni Palu sejumlah 12.234 metrik ton, lalu Kabupaten Banggai 7.368 metrik ton, di susul Kabupaten Parigi Moutong 6.579 metrik ton.

Kabupaten Donggala mendapat kuota 5.541 metrik ton, Kabupaten Sigi 3.646 metrik ton, Kabupaten Tolitoli 3.195 metrik ton, Kabupaten Poso 3.002 metrik ton, Kabupaten Tojo Una-Una 2.145 metrik ton, Kabupaten Morowali 1.663 metrik ton, Kabupaten Morowali Utara 1.618 metrik ton, dan Kabupaten Buol 1.515 metrik ton.

“Kami sudah menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 30 tahun 2007. Di mana salah satu tugas Pertamina yakni harus mampu memberikan ketersediaan energi availability untuk masyarakat,” ucapnya.

BACA JUGA : Rumah Adat Bertiang Soko Guru, Konon Bangunan Tahan Gempa – Javasatu.com

Dia menambahkan dari catatan Pertamina saat libur Natal beberapa waktu lalu realisasi selama masa satgas konsumsi elpiji nonubsidi, termasuk Bright Gas mengalami peningkatan paling tinggi mencapai 206 metrik ton pada Selasa (22/12)

Ini mengalami kenaikan konsumsi sekitar 32 persen dari rata–rata harian normal sebesar 156 metrik ton.

“Bright Gas produk yang menjadi primadona di kalangan ibu-ibu rumah tangga. Kami mengapresiasi perubahan perilaku ini, di mana masyarakat sudah mulai memilih elpiji sesuai dengan status sosialnya, sehingga mendorong penggunaan tepat sasaran,” demikian Laode.(lal)

- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Meski Usia Baru Seumur Jagung, Kota Batu Bertabur Prestasi

NUSADAILY.COM - KOTA BATU - Kota Batu masih berusia relatif muda dibandingkan daerah-daerah lainnya di Jawa Timur. Tepat di hari ini, Minggu (17/10), kota...