Menteri Dalam Negeri Undurkan Diri, Media Inggris: Pemerintahan Truss Berisiko Runtuh

Pada 19 Oktober, Menteri Dalam Negeri Inggris Braverman melancarkan serangan keras terhadap Perdana Menteri Inggris Truss setelah dia dipaksa mengundurkan diri hari itu, dan pemerintahan Truss berisiko runtuh.

Menteri Dalam Negeri Undurkan Diri, Media Inggris: Pemerintahan Truss Berisiko Runtuh
ilustrasi (sumber: istockphoto)

NUSADAILY.COM - LONDON - Pada 19 Oktober, Menteri Dalam Negeri Inggris Braverman melancarkan serangan keras terhadap Perdana Menteri Inggris Truss setelah dia dipaksa mengundurkan diri hari itu, dan pemerintahan Truss berisiko runtuh.

Melansir new.qq.com, pengunduran Braverman dari pemerintah terjadi hanya lima hari setelah mantan Menteri Keuangan Kwasi Kwarteng dipecat oleh Truss.

BACA JUGA : 15 Orang Tewas dalam Bentrok Antarsuku Gegara Sengketa...

Kronologis resmi pengunduran diri Braverman, menurut “Guardian” Inggris adalah bahwa dia membagikan dokumen resmi dalam email prbadi dengan seorang anggota parlemen, yang membuatnya meninggalkan jabatannya.

Namun insiden tersebut memicu kemarahan dari kanan Konservatif di Inggris yang mencurigai Braverman dipaksa keluar dari pemerintahan oleh Truss dan kanselir barunya, Jeremy Hunt.

BACA JUGA : Boeing “Dreamlifter” Dari Italia Ke Carolina Selatan Mendarat Dengan Selamat Setelah Kehilangan Salah Satu Roda

Selain itu, laporan tersebut menyebutkan bahwa Braverman menulis dalam surat pengunduran dirinya:

"Semua orang sangat menyadari bahwa kita sedang melalui masa yang bergejolak. Saya prihatin dengan arah pemerintahan ini. Kami tidak hanya melanggar komitmen kami kepada para pemilih. Juga sangat prihatin bahwa pemerintahan ini akan memenuhi janji yang dibuat dalam manifesto”.(mdr2/lal)