Ketua GP Mania Sambut Baik Teguran PDIP, "Ini Kemenangan Dewan Kopral,"

Noel semakin yakin karena Ganjar tidak disanksi oleh DPP ketika mengucap siap menjadi Capres jika diusung partai. Pernyataan Ganjar tersebut diucapkan saat diwawancarai oleh salah satu TV swasta.

Ketua GP Mania Sambut Baik Teguran PDIP, "Ini Kemenangan Dewan Kopral,"
Immanuel Ebenezer atau Noel / ist

NUSADAILY.COM – JAKARTA -  Immanuel Ebenezer atau Noel, Ketua Relawan Ganjar Pranowo Mania (GP Mania) menyambut baik teguran dari DPP PDI Perjuangan (PDIP) terhadap 'Dewan Kolonel' yang disebut mendukung Puan Maharani menjadi calon presiden (Capres). Bagi Noel, peristiwa itu adalah tanda bahwa partai mendukung Ganjar Pranowo sebagai Capres.

"Ini kemenangan Dewan Kopral," ucap Noel saat dihubungi, Jumat (21/10/2022).

Dewan Kopral adalah kelompok yang dibuat Noel untuk tandingan Dewan Kolonel.

BACA JUGA : Yes...Ganjar “Tugiman” Pranowo Siap Maju Capres 2024 

"Teguran keras menunjukkan bahwa dukungan DPP PDIP arahnya ke Mas Ganjar," ucap Noel.

Dilansir dari detik.com, Noel semakin yakin karena Ganjar tidak disanksi oleh DPP ketika mengucap siap menjadi Capres jika diusung partai. Pernyataan Ganjar tersebut diucapkan saat diwawancarai oleh salah satu TV swasta.

"Dengan Mas Ganjar declare diri tanggal 18, sikap DPP jelas, apa yang dilakukan tidak melanggar. Dewan Kolonel melanggar, kan jelas sinyalnya," ucapnya.

Dia mengingatkan agar kelompok Dewan Kolonel tidak membuat gaduh internal partai. Tindakan gaduh atau menggembosi internal bisa merugikan PDIP dan Ganjar jika nanti resmi diusung.

"Kita lihat dewan kolonel jangan membuat manuver yang akan menggembosi Mas Ganjar karena akan berdampak elektabilitas ke partai dan kurangi solidaritas internal partai," katanya.

BACA JUGA: Salam Komando Pungkasi Pertemuan Anies-AHY di Kantor Demokrat

Dia mencontohkan kejadian saat PDIP mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) jadi calon gubernur (Cagub) pada Pilgub DKI 2017. Saat itu ada beberapa elit PDIP DKI yang tidak setuju dan disebut mengganggu.

"Seperti zaman Ahok, di mana beberapa elit di PDIP DKI menuvernya rugikan Ahok, akhirnya dampaknya Ahok kalah," katanya.

PDIP Tegur Dewan Kolonel

PDIP memberikan peringatan keras kepada 'Dewan Kolonel' yang berisi para Loyalis Puan Maharani di Fraksi DPR RI. PDIP menegaskan kalau pembentukan Dewan Kolonel itu tidak ada dalam AD/ART partai.

Berdasarkan surat yang diterima detikcom, surat peringatan keras DPP PDIP ke 'Dewan Kolonel' tertanggal 5 Oktober 2022. Perihal dalam surat itu tertulis 'PERINGATAN KERAS DAN TERAKHIR'.

Isi surat itu menjelaskan kalau pembentukan Dewan Kolonel tidak dikenal dalam AD/ART maupun peraturan partai. Isi surat itu juga menegaskan tidak ada struktur militer dalam PDIP.

Selain itu, surat tersebut juga menekankan kalau pencapresan merupakan kewenangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, yang diputuskan dari hasil Kongres V PDIP. PDIP menyatakan pembentukan 'Dewan Kolonel' melanggar dan akan diberikan sanksi disiplin dan organisasi bagi kader yang melanggar.

Surat itu ditandatangani oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP Komarudin Watubun.(ros)