Kelelahan dan Kekurangan Fasilitas, Guru SD di Berlin Tulis Surat Keluhan

"Kami kelelahan". Sebuah sekolah dasar di Berlin berada dalam keadaan darurat selama berminggu-minggu.

NUSADAILY.COM – BERLIN - "Kami kelelahan". Sebuah sekolah dasar di Berlin berada dalam keadaan darurat selama berminggu-minggu. Para guru merasa ditinggalkan oleh politik, dan semakin banyak orang tua yang tampaknya membatalkan pendaftaran anak-anak mereka.

Staf di Sekolah Anna Lindh di Berlin, menulis surat kepada mereka yang bertanggung jawab atas politik "setelah berminggu-minggu beban kerja tambahan, kelelahan, dan ketidakpastian".

Di dalamnya, mereka mencela kondisi di mana "pelajaran yang bermakna secara pedagogis yang dimulai dengan kebutuhan anak-anak" tidak mungkin dilakukan. "Kami kelelahan."

Sekolah focal point di distrik Pernikahan Berlin berada dalam keadaan darurat selama berminggu-minggu. Gedung sekolah dipenuhi jamur sehingga tidak lagi dibuka untuk kelas setelah liburan musim panas. Sekitar 700 siswa SD pada awalnya harus mengikuti pembelajaran jarak jauh dari rumah hingga pembelajaran dapat diselenggarakan di ruang alternatif.

Kelas tahun ke-3 sampai 6 telah pindah ke bekas markas Air Berlin dan akan dibawa dengan shuttle bus dari lokasi lama ke tempat alternatif sekitar empat kilometer jauhnya.

Dalam surat yang ditulis, para guru mengkritik bahwa mereka harus mengajar "tanpa materi di ruang sementara", "diantara sampah besar" dan juga ada kekurangan dasar seperti kertas.

Baca juga: Ngeri! Pembunuh Berantai Menimbun Mayat Wanita di Afrika...

Dapat dimengerti, banyak orang tua tidak lagi mendukung situasi ini, surat itu selanjutnya mengatakan bahwa sekitar 120 anak telah dibatalkan pendaftarannya.

Itoritas sekolah kemudian menyerukan agar kelas-kelas yang menyusut jumlah siswanya untuk digabung. Para pendidik mengkritik bahwa "selain beban yang sudah besar, anak-anak sekarang juga harus mengorientasikan diri dalam kelompok kelas baru".

Baca juga: Miris! Anak Beruang di Tennese Ditabrak Mobil Usai Menyebrang Jalan

Melansir Spiegel.de, anggota dewan distrik Stefanie Remlinger, yang dialamatkan dalam surat, sejauh ini belum mengomentari tuduhan tersebut. Kantor pers Administrasi Senat Senator Pendidikan Berlin, yang juga dihubungi, menjelaskan bahwa dia tidak bertanggung jawab, tetapi distrik Mitte. Tapi dia akan mendukung mereka yang bertanggung jawab.

"Para guru telah melakukan pekerjaan yang luar biasa," ujar kantor pers.(jrm3/lal)