Polisi Sebut Penonton Konser NCT 127 Hari Pertama Hiraukan Teguran Petugas Keamanan

"Sudah beberapa kali diberikan imbauan dan bahkan ditegur daripada sekuriti internal. Tapi mereka tetap melakukan, lupa terhadap keamanannya, tetap mereka maju, untuk bisa melihat langsung dari dekat, apa namannya artis yang menjadi idolannya," kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Sarly Sollu kepada wartawan, Sabtu (5/11).

NUSADAILY.COM – TANGERANG - Polisi menyesalkan sikap para penonton konser hari pertama NCT 127 di ICE BSD, Tangerang Selatan yang terkesan menghiraukan teguran pihak keamanan internal untuk tidak merangsek ke dekat panggung. Hingga akhirnya sekitar 30 penonton jatuh pingsan akibat berdesak-desakan.

"Sudah beberapa kali diberikan imbauan dan bahkan ditegur daripada sekuriti internal. Tapi mereka tetap melakukan, lupa terhadap keamanannya, tetap mereka maju, untuk bisa melihat langsung dari dekat, apa namannya artis yang menjadi idolannya," kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Sarly Sollu kepada wartawan, Sabtu (5/11).

Sarly juga tak menampik bahwa aksi para penonton itu terjadi karena euforia mereka bisa melihat idolanya secara langsung.

BACA JUGA: Mencari Tahu Nasib Konser NCT 127 Hari Ke-2 usai Hari Pertama...

"Mereka menunjukkan euforianya dan sifat fanatiknya terhadap artis yang sangat fans sehingga mereka lupa terhadap keamanannya sendiri," ujarnya.

Atas dasar itu, kata Sarly, pihaknya menambah jumlah personel yang bertugas mengamankan di sekitar area panggung.

Personel yang bertugas, lanjut Sarly, nantinya juga akan memberikan imbauan kepada penonton untuk tetap tenang. Tujuannya, agar insiden di hari pertama konser NCT 127 tak terulang kembali.

"Memberikan imbauan-imbauan supaya tetap tenang, tidak ada desakan untuk maju," ucap Sarly.

Diketahui, kepolisian memutuskan menghentikan konser NCT 127 di ICE BSD pada hari pertama atau pada Jumat (4/11). Konser ini terpaksa dihentikan usai 30 penonton jatuh pingsan akibat berdesak-desakan.

BACA JUGA: Waduh! 30 Penonton Pingsan, Konser NCT 127 Dihentikan

Polisi menyatakan bahwa tak ada ketentuan yang dilanggar oleh pihak kepolisian. Sebab, jumlah tiket yang dijual oleh penyelenggara sebanyak delapan ribu lembar tidak melebihi dari kapasitas gedung.

Setelah dilakukan evaluasi atas insiden yang terjadi, kepolisian dan penyelenggara bersepakat tetap melanjutkan konser hari kedua pada Sabtu (5/11) dengan sejumlah persyaratan.

Persyaratan ini mulai dari menambah lebar panggung utama, tidak ada aksi lempar bola oleh member NCT, hingga penambahan jumlah petugas medis serta personel pengamanan.(lna)