Peluncuran Rudal Balistik Korea Utara Mendapat Kutukan Uni Eropa

"UN menyerukan kepada semua anggota negara PBB, terutama anggota dewan keamanan PBB, untuk memastikan penerapan sanksi penuh buat mencegah DPRK (Democratic People's Republic of Korea) dari pengadaan bahan, pengetahuan dan keuangan, yang mendukung program senjata ilegalnya," kata Borrell.

Peluncuran Rudal Balistik Korea Utara Mendapat Kutukan Uni Eropa

NUSADAILY.COM – PYONGYANG - Uni Eropa (UN) mengutuk aksi peluncuran rudal balistik Korea Utara (Korut) yang dikatakan 'ilegal' serta meminta dunia bersatu menanggapinya dengan tegas dan sanksi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Kepala kebijakan luar negeri UN Josep Borrell mengatakan peluncuran rudal Korut, termasuk rudal balistik antarbenua dan jarak pendek, sebagai 'ekskalasi berbahaya'.

"UN menyerukan kepada semua anggota negara PBB, terutama anggota dewan keamanan PBB, untuk memastikan penerapan sanksi penuh buat mencegah DPRK (Democratic People's Republic of Korea) dari pengadaan bahan, pengetahuan dan keuangan, yang mendukung program senjata ilegalnya," kata Borrell.

AFP menjelaskan, UN dalam pernyataannya menyatakan Korut telah meluncurkan rudal balistik dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Ini merupakan ancaman besar bagi semua negara dan merusak perdamaian dan keamanan internasional dan regional," tulis UN.

UN menekankan tidak akan memberikan Korut status sebagai negara senjata nuklir.

Pada Sabtu (5/11), Korut menembakkan empat rudal balistik jarak pendek ke laut, menurut pernyataan militer Korea Selatan. Aksi Korut ini menanggapi harmonisasi hubungan Korea Selatan dan Amerika Serikat.(han)