Miris! Seorang Balita Meninggal Dunia Usai Dinjak-injak Jerapah di Afrika Selatan

Seorang bayi berusia 16 bulan meninggal dunia setelah diserang oleh jerapah di sebuah taman margasatwa di Afrika Selatan. Ibunya yang berusia 25 tahun terluka parah.

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Seorang bayi berusia 16 bulan meninggal dunia setelah diserang oleh jerapah di sebuah taman margasatwa di Afrika Selatan. Ibunya yang berusia 25 tahun terluka parah.

Menurut polisi setempat, anak gadis itu diinjak-injak oleh jerapah dewasa di Taman Margasatwa Kuleni Game Park, 270 kilometer dari kota Durban.

Gadis kecil itu dibawa ke kantor pelayanan kesehatan terdekat, namun sayang nyawanya tidak tertolong. Dia meninggal di sana karena luka-lukanya yang parah. Sang ibu dibawa ke rumah sakit dengan menderita luka yang mengancam jiwanya.

BACA JUGA : Ratusan Warga Afrika Tewas Usai Dilanda Perubahan Iklim...

Seperti dilansir Bild, polisi memulai penyelidikan, kata manajer operasi Noxolo Gwala. Tidak ada informasi lebih lanjut yang diberikan tentang kewarganegaraan korban. Kronologi yang tepat masih belum jelas.

Cagar Alam Kuline Game Park, Hluhluwe, Afrika Selatan

Kuleni Game Park terletak di kawasan Hluhluwe, Afrika Selatan. Menurut situs web taman, pengunjung dapat tinggal di sejumlah pondok kayu mewah yang disewakan oleh operator taman.

Banyak jalur hiking dan jalur sepeda di taman yang memungkinkan pengunjung untuk lebih dekat dengan satwa liar.

“Taman ini adalah rumah bagi banyak satwa liar dan burung dalam lingkungan indah yang kondusif untuk relaksasi dan eksplorasi,” tertulis di situs web taman.

BACA JUGA : Proses Autopsi Dua Jenazah Korban Tragedi Kanjuruhan Mendadak Dibatalkan

Dengan tinggi badan mencapai 5,5 meter, jerapah merupakan hewan tertinggi di dunia. Panjang tubuhnya mencapai empat meter dan berat sekitar 700 kilogram.

Mereka tinggal secara eksklusif di Afrika, di wilayah selatan Sahara hingga Afrika Selatan. Insiden tragis iitu adalah insiden yang tidak biasa karena jerapah adalah hewan yang sangat damai dan biasanya tidak menyerang manusia. Namun, jika hewan dewasa merasa terancam, mereka dapat memberikan tendangan yang kuat menggunakan kuku keras mereka. (jrm1)