Korea Utara Tembakkan Lebih dari 130 Peluru Artileri ke Perairan Timur dan Barat

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan menyampaikan pada tanggal 5 Desember, Korea Utara diduga menggunakan peluncur roket untuk meluncurkan lebih dari 130 peluru artileri ke laut timur dan barat pada hari itu sekitar pukul 14:59.

Korea Utara Tembakkan Lebih dari 130 Peluru Artileri ke Perairan Timur dan Barat
ilustrasi peluru artileri (sumber: istockphoto)

NUSADAILY.COM - BEIJING - Kepala Staf Gabungan Korea Selatan menyampaikan pada tanggal 5 Desember, Korea Utara diduga menggunakan peluncur roket untuk meluncurkan lebih dari 130 peluru artileri ke laut timur dan barat pada hari itu sekitar pukul 14:59.

ilustrasi peluru artileri

BACA JUGA : Otoritas Iran Eksekusi Mati 4 Orang yang Dituduh Bekerja...

Dilansir dari Tencent News, menurut penelitian awal dan penilaian tentara Korea, tentara Korea Utara diduga menggunakan peluncur roket untuk menembakkan peluru, dan peluru tersebut jatuh di zona penyangga maritim di utara "Garis Batas Utara".

Penasihat Hanlian menunjukkan bahwa tentara Korea Selatan bekerja sama erat dengan Amerika Serikat untuk memperhatikan gerakan Korea Utara dan mempertahankan tingkat kewaspadaan yang tinggi.

BACA JUGA : Listrik di Garut Sudah Pulih Usai Diguncang Gempa M 6,1

Kantor Berita Yonhap menyatakan bahwa penembakan Korea Utara pada hari itu mungkin untuk melawan latihan penembakan yang dilakukan oleh Korea Selatan dan Amerika Serikat di Cheorwon, Provinsi Gangwon. Sejak tanggal 5 Desember, Korea Selatan dan Amerika Serikat bersama-sama melaksanakan latihan peluncur roket berganda di Cheorwon selama dua hari. 

Kedua belah pihak akan menggunakan beberapa peluncur roket dan artileri self-propelled K-9 untuk menembakkan lebih dari 50 peluru dan lebih dari 140 peluru dalam latihan ini.(mdr2/lal)