Klik Pelipur Lara Berulah, Tulis Buku Undercover, Isinya Bikin Geleng-Geleng

Genderang Pemilu Tahun 2024 sudah ditabuh, namun suhu dan tensi politik makin hari makin terasa mulai mendidih. Hal semacam itu yang membuat Klik Pelipur Lara tergerak hatinya untuk menulis buku yang bertajuk, 'KPU' alias "Klik Pelipurlara Undercover." Yang pasti Buku yang  bernafaskan Humor Plesatan ini, adalah merupakan Buku ke - 17 karya Sang The King of Plesetan.

Klik Pelipur Lara Berulah, Tulis Buku Undercover, Isinya Bikin Geleng-Geleng

NUSADAILY.COM - YOGYAKARTA- Genderang Pemilu Tahun 2024 sudah ditabuh, namun suhu dan tensi politik makin hari makin terasa mulai mendidih. Hal semacam itu yang membuat Klik Pelipur Lara tergerak hatinya untuk menulis buku yang bertajuk, 'KPU' alias "Klik Pelipurlara Undercover." Yang pasti Buku yang  bernafaskan Humor Plesatan ini, adalah merupakan Buku ke - 17 karya Sang The King of Plesetan.

 

Meskipun Gerr and Launching Buku KPU atau Klik Pelipurlara Undercover sudah terbit sejak sebulan yang lalu. Tetapi animo pecinta Buku karya Kelik Pelipur Lara hingga detik ini masih banyak peminat (pembeli) nya. Dengan kata lain buku KPU ini sampai saat ini makin Laris Manis.

 

Adapun yang menarik dari buku KPU tetsebut adalah mengenai isi buku yang ada di dalam daftar isi buku KPU itu dalamnya terdapat 30 judul yang boleh dibilang kocak dan lucu. Sebut saja, macam - Anti Korupsi atau Antri Korupsi, Golput atau Golongan Putus asa, Capres, Calon Presiden vs Calo Presiden, Pelatnas, Pemilu Lato-lato gaNas, Do It or Du It, Serangan Fajar adalah Serangan Wajar, Dengar Pendapat or Danger Pendapat dan masih banyak lagi yang lainnya.

 

Buku KPU atawa Klik Pelipurlara Undetcover setebal 150 halaman tersebut mencoba untuk Mengintip lobang Pemilihan Umum lewat ventilasi Pemulihan Umum. Artinya jelas jika buku ini tujuannya itu, adalah ingin mengajak masyarakat agar supaya Pemilu 2024 berjalan dengan Jurdil alias Jujur dan Adil. Selain itu berlangsung dengan Aman,Tertib dan Lancar.

 

"Alhamdulillah, Buku KPU jadi terbit dan saya bersyukur juga bahwa sampai detik ini, buku KPU ini, mampu jadi magnet bagi Para Kutu Buku, yang sekaligus jadi Tuku Buku atau Beli Buku KPU  ini," ujar si Raja Plesetan ini saat dihubungi lewat ponselnya.

 

Saat ditanya masih via ponselnya,"Kalo boleh tahu mulai kapan Mas Kelik menulis Buku dan karya tulisan pertamanya apa?"

 

"Saya mulai menulis buku sejak Kelas 1 SD dan karya tulisan pertama saya itu, adalah "Ini Ibu Budi dan Ini Bapak Budi...?!"  Wkwkwk!

 

Tapi ketika dilanjut untuk ditanya  soal  "Apa tujuan anda nulis buku ini dengan judul KPU?" Dengan secepat kilat Mas Kelik pun, langsung segera menjawab,"Karena bentar lagi Pemilu!"

"Maksudnya?"cecar pertanyaan selanjutnya. "Maksudnya karena sebentar lagi mo Pemilu, jika tensi atau suhu Politik itu mulai mendidih atau panas. Maka tak heran, jika buku ini bisa jadi Petugas Branwir atau Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), dimana harapan besar  dari buku KPU ini bisa bertugas memadamkan orang yang sedang kebakaran jenggot ketika musim Pemilu telah tiba dan dapat melakukan penyelamatan, dan menanggulangi bencana  atau kejadian lainnya. Misalnya pas Hari-hari Kampanye telah terjadi Huru-hara...?!" Imbuh  Klik, yang memiliki nama lengkap Raden Kelik Sumaryoto.

 

Sementara bila kita mengulik dan membaca satu kutipan yang ada di cover belakang dari buku KPU ini, sudah barang tentu hal itu bisa me-lucu-ti urat tawa kita. Adapun kutipannya sebagai berikut :

 

"Pemilu 2024 mendatang harapan saya, kita itu jangan mau dijadikan Pemilu ala Lato-lato. Maksudnya kita itu hanya sengaja dijadikan sebagai mainan, yang mudah untuk dibentur- benturkan. Meski tujuannya hanya sekedar ingin meraih dan memperoleh suara terbanyak...!"

 

"Sebagai Closing Statement apa yang hendak mas Kelik sampaikan kepada para pembaca?"

" Bangsa yang Besar, adalah Bangsa yang mampu men-tertawa-kan dirinya sendiri !".(*)