Kesenjangan Ras dan Etnis dalam Perawatan COVID-19 di AS

Kesenjangan ras dan etnis terus berlanjut dalam perawatan rawat jalan COVID-19 di Amerika Serikat, berdasarkan sebuah studi baru pada Kamis

Kesenjangan Ras dan Etnis dalam Perawatan COVID-19 di AS
ilustrasi swab test sumber istockphoto

NUSADAILY.COM – WASHINGTON –  Kesenjangan ras dan etnis terus berlanjut dalam perawatan rawat jalan COVID-19 di Amerika Serikat, berdasarkan sebuah studi baru pada Kamis (27/10).

Melansir Xinhua, kesenjangan ini ada di antara semua kelompok umur dan pasien dengan gangguan kekebalan, menurut studi yang diterbitkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC).

BACA JUGA : Menkes Ungkap Bakal Prioritaskan Vaksin Covid-19 ke DKI...

Selama April-Juli 2022, persentase pasien COVID-19 berusia setidaknya 20 tahun yang diobati dengan Paxlovid yaitu 36 persen dan 30 persen lebih rendah di antara pasien Kulit Hitam dan Hispanik daripada di antara pasien Kulit Putih dan non-Hispanik.

Paxlovid merupakan obat yang paling sering diresepkan dan terap rawat jalan untuk pasien yang memenuhi syarat.

BACA JUGA : Kemenkes Ungkap Kapan Pemberian Booster Kedua COVID-19 untuk Umum

Beberapa faktor kemungkinan berkontribusi pada perbedaan yang diamati, menurut penelitian.

Orang-orang yang tinggal di negara-negara yang termasuk daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi dan mayoritas kulit hitam, Hispanik, atau Indian Amerika atau Penduduk Asli Alaska cenderung tidak memiliki akses ke fasilitas perawatan COVID-19, tegasnya.(mdr1/lal)