Kemenkop Pecat 2 PNS Terduga Pelaku Pemerkosaan, DPR: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan

Saya juga mengecam kejadian ini bisa terjadi di lingkungan Kementerian Koperasi dan UKM

Nov 29, 2022 - 17:15
Kemenkop Pecat 2 PNS Terduga Pelaku Pemerkosaan, DPR: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Faisol Riza / istimewa

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki memecat 2 PNS terduga pelaku pemerkosaan sesama pegawai. Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKB Faisol Riza meminta agar proses hukum dalam kasus ini terus berjalan.

"Saya mengapresiasi langkah Menteri Koperasi dan UKM terhadap kasus ini, walaupun demikian sebaiknya proses hukum terus berjalan sampai betul-betul semuanya mendapatkan kepastian hukum terhadap pelaku dan korban," kata Faisol kepada wartawan, Senin (28/11/2022).

BACA JUGA : Bejat! Guru SD di Bekasi Lecehkan Sejumlah Murid

Faisol kemudian memberikan kecaman terkait pemerkosaan yang dilakukan oleh pegawai di Kemenkop UKM itu. Diketahui, ada 4 terduga pelaku pemerkosaan ini.

"Saya juga mengecam kejadian ini bisa terjadi di lingkungan Kementerian Koperasi dan UKM," katanya, dilansir dari detik.com

Selain itu, Faisol meminta Kemenkop UKM membuat aturan tegas terkait pelecehan seksual. Dia meminta pejabat Kemenkop UKM memastikan bahwa pegawai aman dari pelecehan seksual.

"Meminta supaya para pejabat yang berwenang memberikan kepastian, kenyamanan bagi pegawai yang bekerja di lingkungan kerja masing-masing tanpa takut terjadi pelecehan seksual dan diperlukan aturan yang cukup menjamin itu semua berjalan dengan baik," tuturnya.

Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki telah memecat dua PNS pelaku kasus dugaan kekerasan seksual di Kemenkop UKM. Keputusan ini merupakan hasil penelusuran tim independen.

BACA JUGA : Penyanyi Campursari Sragen Polisikan Penonton, Ngaku Dilecehkan Saat Manggung di Hajatan

"Setelah melalui suatu proses koordinasi dengan BKN, Kemen PPPA, KASN, dan juga hasil penelusuran Tim Independen, kami putuskan memberikan sanksi disiplin berupa pemecatan kepada pelaku kekerasan seksual kepada dua PNS atas nama ZPA dan WA," ujar Teten dalam konferensi pers di kantor Kemenkop UKM, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (28/11).

Sementara untuk pelaku berinisial EW tak ikut dipecat namun dikenakan sanksi penurunan jabatan. Pelaku lainnya, berinisial MM diberikan sanksi pemutusan kontrak kerja. (ros)