Duh! Sungai Yas di Banyuwangi Meluap, Sebabkan 9 Rumah Warga Hanyut hingga Jembatan Putus

Sebanyak sembilan rumah hanyut terbawa banjir di Kalibaru Banyuwangi. Tak hanya itu, Jembatan penghubung antar dusun ambruk terkena aliran air sungai yang deras.

Duh! Sungai Yas di Banyuwangi Meluap, Sebabkan 9 Rumah Warga Hanyut hingga Jembatan Putus
Foto ilustrasi. Sungai Yas Banyuwangi meluap.

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Sebanyak sembilan rumah hanyut terbawa banjir di Kalibaru Banyuwangi. Tak hanya itu, Jembatan penghubung antar dusun ambruk terkena aliran air sungai yang deras.

Belum diketahui korban jiwa dalam insiden ini.

Hujan intensitas tinggi menerjang Kalibaru, Banyuwangi, Kamis (3/11). Akibatnya, aliran Sungai Yas yang membelah wilayah Kalibaru meluap. Banjir pun menerjang pemukiman penduduk di tiga RW yang ada di Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru.

BACA JUGA : Miris! Truk Tebu di Blitar Terseret Arus Sungai, 1 Orang...

Hartono, salah satu warga mengatakan, ada sekitar sembilan rumah milik warga yang hanyut terbawa banjir. Rumah di pinggiran sungai tersebut berada di RW 7 Desa setempat.

"Total ada sembilan rumah yang hanyut. Belum diketahui di mana orangnya. Tapi kabarnya sudah dievakuasi saat banjir," ujarnya seperti dikutip detikcom.

Tak hanya rumah, beberapa kandang hewan ternak seperti kambing dan sapi juga ikut hanyut. Belum diketahui jumlah kerugian materiil dalam bencana banjir ini.

"Kita belum tahu. Kondisi kita sedang gelap gulita. Ada pemadaman sejak banjir tadi," tambahnya.

BACA JUGA : Banjir Rendam 20 RT di Wilayah DKI Jakarta Akibat Sejumlah...

Banjir juga tak hanya menghanyutkan rumah warga. Banjir juga membuat jembatan Karang Gudang ambruk.

Jembatan Karang Gudang ini terletak di Desa Kalibaru Wetan atau lebih tepatnya di sekitar Kantor Pegadaian Kalibaru.

"Jembatan Karang gudang belakang pegadaian putus," kata Dedi, salah satu warga Kalibaru.

Sekedar diketahui, jembatan Karang Gudang ini menjadi akses warga untuk menuju ke Pasar Kalibaru.

"Second road arah ke Pasar Kalibaru putus," jelas Dedi.(lal)