Gawat! Stok BBM Jenis Solar AS Sisa 25 Hari, Krisis Solar Ancam Dunia

Bahkan, harga diperkirakan naik lebih tinggi dalam beberapa bulan mendatang. Ini dibarengi dengan permintaan mingguan pada titik tertinggi dalam dua tahun di tengah lebih banyak truk, pertanian, dan ketergantungan pemanas.

Gawat! Stok BBM Jenis Solar AS Sisa 25 Hari, Krisis Solar Ancam Dunia

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Krisis energi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar atau diesel melanda dunia. Bahkan, stok solar Amerika Serikat (AS) diklaim hanya cukup untuk 25 hari.

Administrasi Informasi Energi AS melaporkan pada 14 Oktober lalu, negara tersebut hanya memiliki 25 hari tersisa dari pasokan diesel cadangan.

Ini adalah rekor terendah yang belum pernah terjadi sejak 2008 silam.

Presiden Lipow Oil Associates Andy Lipow menjelaskan bahwa krisis solar ini bakal sangat terasa terutama di sepanjang Pantai Timur AS. Ia menerangkan harga solar untuk pengiriman November telah meroket 38 persen.

Bahkan, harga diperkirakan naik lebih tinggi dalam beberapa bulan mendatang. Ini dibarengi dengan permintaan mingguan pada titik tertinggi dalam dua tahun di tengah lebih banyak truk, pertanian, dan ketergantungan pemanas.

"Harga rata-rata nasional untuk solar hari ini adalah US$5,30 per galon dan diperkirakan naik 15 sampai 20 sen dalam beberapa minggu ke depan," kata Lipow kepada Fox Business, dikutip pada Jumat (4/11).

Lipow menjelaskan krisis ini adalah akumulasi dari berbagai kejadian di dunia, mulai dari pandemi covid-19 yang menghentikan sebagian besar kilang dan menunda dimulainya penyulingan baru.

Pemogokan selama berminggu-minggu di lokasi kilang di Prancis bulan lalu turut memperburuk masalah.

Para ahli memperkirakan larangan Uni Eropa atas pembelian minyak mentah dan diesel Rusia yang dimulai akhir tahun ini akan berdampak lebih lanjut pada pasokan.

"Semua ini terjadi karena persediaan di seluruh dunia semakin menipis. Hasilnya adalah naiknya harga solar dengan cepat," terang dia.

Dikutip dari Business Insider, Analis Energy Aspects Amrita Sen memprediksi Joe Biden bakal masuk dengan beberapa jenis intervensi untuk krisis solar ini, seperti memberlakukan kuota pasokan sebelum pasokan dapat diekspor.

Mengutip CNBC International, perfect storm sedang melanda pasar diesel atau solar dunia, di mana cadangan solar dunia diklaim semakin menipis. Penggunaan bahan bakar solar yang berlebihan didorong oleh Sungai Mississipi yang sedang dilanda kekeringan.

Cadangan solar sepanjang tahun ini tidak pernah serendah ini sejak 1951 silam, dengan kekurangan terbesar di wilayah Timur Laut termasuk New York dan New England.(han)