BMKG: Gempa Susulan Cianjur Sudah Terjadi 145 Kali, Kini Semakin Melemah

BMKG menyatakan gempa susulan usai gempa M 5,6 di Cianjur makin melemah. Warga diminta tidak cemas.

BMKG: Gempa Susulan Cianjur Sudah Terjadi 145 Kali, Kini Semakin Melemah
FoKonferensi pers BMKG dan BNPB terkait gempa Cianjur (Dok. YouTube Sekretariat Presiden)

NUSADAILY.COM – JAKARTA - BMKG menyatakan gempa susulan usai gempa M 5,6 di Cianjur makin melemah. Warga diminta tidak cemas.

"Kondisi kegempaan saat ini semakin melemah. Meskipun pada data yang termonitor pukul 17.00 WIB, gempa susulan sudah terjadi 145 kali," ujar Kepala BMKG Dwikorita dalam konferensi pers daring, Selasa (22/11/2022).

BACA JUGA: 58 Ribu Warga Mengungsi Imbas Gempa M 5,6 Cianjur


Dia mengatakan warga tidak perlu mencemaskan gempa susulan itu. Alasannya, mayoritas gempa susulan tidak dirasakan warga alias cuma tercatat alat BMKG.

"Tidak perlu dicemaskan karena gempa-gempa susulan itu sebagian besar tidak dirasakan, yang bisa mencatat adalah alat," ujarnya.

BACA JUGA: Dua Jasad Korban Cianjur Dievakuasi dari Timbunan Longsor Cugenang

Gempa susulan paling besar tercatat berkekuatan magnitudo 4,2 dan paling kecil magnitudo 1,2. Dia memprediksi gempa susulan akan berakhir 4 hari lagi.

"Empat hari lagi insyaallah gempa-gempa tersebut semakin berkurang, insyaallah berhenti. Doa kita demikian dari hasil tren perhitungan," ujarnya, dikutip dari detikcom.(eky)