Atta Halilintar Buka Suara Setelah Dipolisikan Gegara Kasus Robot Trading

"Assalamualaikum. Salam temen-temen yang nanya saya tentang terkaitan saya sama robot-robot trading Net89 yang ada di berita hari ini," kata Atta Halilintar mengawali di Instagram Story pada Rabu (26/10).

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Youtuber Atta Halilintar akhirnya berkomentar usai dipolisikan atas kasus robot trading Net89. Ia bahkan juga disebut menerima aliran dana dari bos Net89, Reza Paten.

Atta pun panjang lebar menuliskan klarifikasinya.

"Assalamualaikum. Salam temen-temen yang nanya saya tentang terkaitan saya sama robot-robot trading Net89 yang ada di berita hari ini," kata Atta Halilintar mengawali di Instagram Story pada Rabu (26/10).

Unggahan Atta Halilintar [Instagram/@attahalilintar]

Suami Aurel Hermansyah ini pun membeberkan alasannya bisa menerima uang dari Reza Paten sampai Rp 2,2 miliar.

BACA JUGA : Atta Halilintar Support Bisnis Parfum Gus Miftah

"Jadi saya pada saat itu melakukan lelang barang bersejarah saya yang paling pertama (headband) dengan tujuan dana hasil lelang itu akan digunakan untuk membantu pembangunan tempat penghafal Al-Quran dan juga membantu pembangunan masjid," ungkap Atta Halilintar.

"Pada saat itu tidak mungkin saya tanya satu-satu semua yang nge-bid kamu dapat uang dari mana ikut lelang ini. Apalagi ini lelang terbuka kan," sambungnya lagi.

Atta Halilintar menyebut kalau Reza Paten berani bayar tinggi untuk headband miliknya.

"Banyak yang mengikuti lelang itu dan akhirnya ditutup dengan tanggal dan jam yang sudah ditentukan," tuturnya.

Bapak satu anak ini menerangkan kalau sama sekali tidak terlibat dengan Net89.

BACA JUGA : Kronologi Terkuaknya Kasus Robot Trading Net89 Berujung Atta Halilintar Dipolisikan

"Jadi kalau dibilang saya main robot trading atau ada di dalam robot trading Net89, saya sama sekali tidak mengerti dan tidak pernah ikut trading-trading robot," jelasnya.

Dia berharap klarifikasinya ini bisa membuat orang-orang mengerti.

"Semoga ini semua jelas dan berita-berita di luar sana tidak mencoreng menggunakan nama saya seperti saya yang main robot rading atau menipu. Terima kasih semoga Tuhan berkahi kita semua," ungkap Atta Halilintar.

Seperti diketahui, Atta Halilintar dan Taqy Malik dilaporkan ke polisi oleh 230 korban robot trading Net89. Mereka diduga menerima aliran dana dari bos aplikasi tersebut, Reza Paten.

Reza Paten diduga menggunakan uang hasil investasi ilegal saat membeli lelang bandana Atta Halilintar Rp 2,2 miliar. Sementara untuk Taqy Malik, pembelian sepeda seharga Rp 700 juta.(lal)