AS Sesuaikan Aturan Pajak Guna Batasi Inflasi yang Meroket

Internal Revenue Service (IRS) AS memberitahukan akan menyesuaikan banyak aturan pajak dalam upaya untuk membatasi inflasi yang meroket.

NUSADAILY.COM – WASHINGTON – Internal Revenue Service (IRS) AS memberitahukan akan menyesuaikan banyak aturan pajak dalam upaya untuk membatasi inflasi yang meroket.

ilustrasi penurunan ekonomi sumber istockphoto

Melansir Xinhua, upaya- upaya tersebut berkisar dari kurung pajak penghasilan individu hingga pengurangan standar, yang diharapkan bisa memberikan beberapa tingkat penghematan yang terbatas bagi pembayar pajak pada tahun 2023.

Baca Juga: Beban Berat Ekonomi Milenial Ditekan dengan Biaya Hidup

Hal ini terjadi pada saat inflasi mencapai level tertinggi 40 tahun, dan pembayar pajak membutuhkan bantuan, karena banyak yang berjuang untuk membayar makanan dan bensin.

IRS (lembaga pemerintah AS yang mengumpulkan pajak) membuat penyesuaian semacam ini setiap tahun, tetapi rekor inflasi telah membuat perubahan yang lebih signifikan.

Ambang batas ketentuan yang lebih tinggi bisa memberikan keringanan kepada beberapa pembayar pajak dalam kurung pajak yang lebih rendah, menurut Tim Steffen, direktur perencanaan pajak dengan agen konsultan, seperti dilansir CBS News.

Baca Juga: Tujuh Negara G20 Upayakan Jalin Distribusi Pusat Penelitian...

"Pasangan menikah yang berpenghasilan 200.000 (dolar AS) pada 2022 dan 2023 akan menghemat 900 dolar AS dalam pajak tahun depan, karena lebih banyak pendapatan mereka akan dikenakan pajak tarif yang lebih rendah," kata Steffen.

"Sistem ini sudah diukur untuk inflasi dan perubahan baru memberikan beberapa perbaikan kecil. Dampak dari perubahan akan sepele, tapi baik untuk pembayar pajak dengan mengurangi pajak kebanyakan orang." kata Senior Fellow Brookings Institution Barry Bosworth. (mdr1)