Sektor Perdagangan RI – Arab Saudi Bakal Diperkuat

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melakukan kunjungan bilateral perdagangan ke Arab Saudi. Mendag bersama rombongan diagendakan menandatangani kerjasama dagang berskala besar yang akan berkontribusi bagi perekonomian Indonesia di tahun ini.

Sektor Perdagangan RI – Arab Saudi Bakal Diperkuat
Mendag Zulkifli Hasan. (Foto: Kemendag)

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melakukan kunjungan bilateral perdagangan ke Arab Saudi. Mendag bersama rombongan diagendakan menandatangani kerjasama dagang berskala besar yang akan berkontribusi bagi perekonomian Indonesia di tahun ini.

Dalam kunjungan yang akan dihelat selama tiga hari (Jakarta-Madinah-Makkah-Jeddah-Riyadh-Jakarta), Kemendag direncanakan menandatangani beberapa MoU dengan sejumlah perusahaan strategis di Arab Saudi, kamar dagang Saudi, perbankan, dan Gulf Cooperation Council (GCC).

Delegasi yang dipimpin langsung oleh Mendag ini akan diterima secara langsung pula oleh Menteri Perdagangan Kerajaan Arab Saudi, H.E. Dr. Majid bin Abdullah Al-Qasabi di Al-Ula.

“Ini kunjungan yang penting karena hubungan baik Indonesia-Saudi Arabia akan terus diperkuat dengan kerjasama perdagangan yang semakin strategis dan kuat. Insya Allah akan menguntungkan kedua negara dan mempererat persahabatan.” Kata Mendag, Sabtu (21/1/2023).

Di sela-sela kunjungan kenegaraan tersebut, Mendag Zulhas bersama rombongan Kemendag menyempatkan diri untuk melakukan ibadah umrah. Setibanya di Madinah, rombongan Kemendag yang didampingi Dirjen PEN Didi Sumedi, Staf Khusus Kemendag Alhilal Hamdi dan Hadi Daryanto, serta Kepala ITPC Jeddah Rivai Abbas, bertolak ke Makkah untuk melakukan umrah.

“Sebelum melakukan kerja besar, setelah semua ikhtiar dimaksimalkan, sangat penting untuk kita sempurnakan dengan berdoa kepada Allah SWT. Ini wujud sikap tawakal kita. Kami juga berdoa secara khusus untuk kebaikan dan keselamatan bangsa Indonesia. Semoga senantiasa dalam lindungan, rahmat dan berkah Allah,” ujarnya.

Bagi Zulhas, di tengah situasi dunia yang mulai bergejolak dan tidak menentu pada tahun 2023 ini, berdoa adalah salah satu upaya penting agar Indonesia bisa terhindar dari situasi-situasi yang tidak diinginkan.

“Tugas kita sebagai manusia adalah berikhtiar. Tugas saya sebagai Mendag adalah memperkuat perekonomian bangsa kita melalui sektor perdagangan, ini telah, sedang dan akan terus dilakukan. Tetapi kita juga perlu berdoa dan tawakal kepada Allah SWT agar senantiasa mendapatkan perlindungan dan rahmatNya,” ujarnya.

Mendag bersyukur bisa mengawali l 2023 ini dengan melakukan ibadah umrah, apalagi hal itu dilakukan bersamaan dengan kerja nyata untuk meningkatkan nilai dagang Indonesia-Arab Saudi yang menjadi bagian dari tugasnya.

Menghadapi 2023, Zulhas optimistis bangsa Indonesia bisa melewati tahun yang diramalkan para ekonom dan pelaku usaha akan menjadi tahun yang berat.

“Saya selalu optimistis kita akan bisa melewati tahun ini dengan baik. Tentunya kita perlu bersama-sama," katanya.

(roi)