Saring Pemain Berbakat untuk Masa Depan, Dewa United Gelar Traning Camp

Peserta yang hadir telah diseleksi lebih dulu. Mereka tak cuma berasal dari Tangerang dan sekitarnya, namun hingga luar Jawa seperti Binjai dan Balikpapan. Training camp ini gratis dan tidak dipungut biaya sama sekali.

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Dewa United Surabaya menggelar training camp selama dua hari untuk para pemain muda. Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi ajang pemantauan bakat-bakat yang baru yang bisa menjadi pebasket profesional masa depan.

Bertempat di Aim High Stadium, Kota Tangerang, selama 14-15 Oktober 2022, training camp Dewa United diikuti 40 anak muda berusia 16-22 tahun. Selain itu, ada 16 pelatih lokal yang juga diundang untuk ikut serta.

Peserta yang hadir telah diseleksi lebih dulu. Mereka tak cuma berasal dari Tangerang dan sekitarnya, namun hingga luar Jawa seperti Binjai dan Balikpapan. Training camp ini gratis dan tidak dipungut biaya sama sekali.

BACA JUGA : Komprehensif CBA: Guangsha Kalahkan Fujian, Beijing Enterprises Anggap Enteng Shenzhen

"Tujuan training camp kami yaitu untuk membagi pengalaman tentang bagaimana tim profesional latihan, bermain, lalu team management juga kami share, dari situ kami pilih 16 pelatih dari 56 pelatih yang sudah daftar lalu 40 orang pemain dari 111 yang sudah daftar," ujar Manajer Dewa United, Zaki Iskandar saat ditemui di lokasi, Sabtu (15/10).

Latihan selama dua hari ini dipimpin langsung oleh Pelatih Dewa United, Maximiliano Enrique Seigorman yang dibantu staf-staf pelatih. Pemain bintang seperti Jamarr Johnson juga terpantau turun memberi arahan kepada para peserta.

Soal ditanya potensi para peserta training camp untuk bergabung dengan Dewa United di masa depan, Zaki tak memberi janji apapun. Namun keberadaan mereka akan lebih mudah dipantau karena pihak klub kini punya 'bank pemain' lebih banyak.

"Tentunya, kita akan tunggu juga dari IBL, apakah (sistem) rekomendasi ini akan berlanjut di musim-musim yang akan datang, dari situ kami akan memantau terus pemain-pemain yang berpotensi dari training camp ini, kalau memang ada, kenapa tidak kami bantu mereka menjadi lebih baik dan naik ke tim profesional juga," jelas Zaki.

BACA JUGA : Derrick Michael Bakal Tampil di NCAA, Sejarah Baru Bola Basket Indonesia

Gilbert Johensen Soselisa, salah satu peserta, juga mengaku senang dengan adanya training camp ini. Ilmu yang didapat dari para pemain profesional menurutnya sungguh berharga.

"Saya ikut training camp ini karena suka sama basket, terus menurut saya Dewa United ini klub besar di IBL juga, menurut saya yang penting itu ilmu-ilmu yang didapat dari pemain profesional," ujar Gilbert.

"Sebenarnya dari offense-defense itu semuanya sama saja, tapi diajarkan detail-detail kecil yang sewaktu kita main atau tanding di luar itu suka kita lupakan, misalnya saat defense, lebih stay low, nggak asal jaga, nggak cuma berdiri. Detail-detail kecil seperti itu yang saya dapat dari training camp ini."

"Kalau soal itu (bergabung Dewa United di masa depan), saya nggak tahu, nggak berharap tinggi juga. Tapi kalau dapat ya, Puji Tuhan," pungkas pemuda 19 tahun itu kepada wartawan.(rws/lna)