Pria 36 Tahun di Jerman Tega Sandera dan Perkosa Wanita Muda

Persidangan terhadap seorang pria berusia 36 tahun telah dimulai di Pengadilan Regional Stuttgart. Menurut dakwaan, dia menyerang seorang wanita muda di jalan dan memperkosanya di gudang kebun.

Pria 36 Tahun di Jerman Tega Sandera dan Perkosa Wanita Muda
ilustrasi penangkapan

NUSADAILY.COM – STUTTGART - Persidangan terhadap seorang pria berusia 36 tahun telah dimulai di Pengadilan Regional Stuttgart. Menurut dakwaan, dia menyerang seorang wanita muda di jalan dan memperkosanya di gudang kebun.

Melansir Spiegel.de, seorang pria berusia 36 tahun mengaku di pengadilan distrik Stuttgart bahwa dia telah menculik seorang wanita selama hampir 24 jam di gudang kebun dan memperkosanya di sana beberapa kali.

Jaksa penuntut umum menuduh pria itu mencengkeram seorang wanita berusia 23 tahun itu pada saat melakukan kejahatan pada bulan April tahun ini di sebuah jalan tanah dekat Reichenbach. Ia mencekik, mengancam dengan pisau, dan membawanya ke pondok.

Di sana dia memperkosanya beberapa kali dan menyumpal mulutnya  dengan selotip. Kemudian sebuah operasi pencarian dilakukan untuk menemukan wanita itu. Petugas polisi berhasil menangkap pria yang sempat  melarikan diri.

Pria 36 tahun itu awalnya memberikan informasi rinci di pengadilan tentang hidupnya, yang ditandai dengan narkoba dan pengangguran. Dia memutuskan magang sebagai tukang kayu dan mengejar ijazah sekolah menengahnya ketika dia berada di penjara untuk pertama kalinya karena perampokan.

Alkohol, Ganja, Amfetamin, Kokain

Sang pelaku bekerja sebagai pengemudi forklift untuk berbagai perusahaan logistik dan menghasilkan uang. Pada akhirnya, ia menjadi pengguna narkoba , alkohol, ganja, amfetamin, kokain.

Untuk sementara dia menjadi tunawisma. Dia berkemah di tenda, lalu tinggal di gubuk taman seorang kenalan di distrik Esslingen, yang kemudian menjadi tempat kejadian perkara. Seluruh hidupnya hancur, ujar pria itu dan melaporkan gangguan tidur dan pikiran untuk bunuh diri. Narkoba adalah tujuan hidupnya. Dia merokok ganja setiap hari selama sekitar 20 tahun.

Baca juga: Miris! Anak Beruang di Tennese Ditabrak Mobil Usai Menyebrang Jalan

Kemudian pengacaranya membuat pengakuan. Tuduhan itu sepenuhnya benar. "Dia tahu apa yang dia lakukan pada korban tidak bisa dimaafkan."

Konsumsi alkohol dan obat-obatan secara besar-besaran mengaburkan kepala pria berusia 36 tahun itu pada hari itu di bulan April tahun ini, ujar pengacara itu. Itu tidak berarti bahwa kliennya tidak bertanggung jawab. Terdakwa yakin bahwa dia tidak akan pernah "tidak akan pernah" lagi melakukannya.

"Saya sendiri tidak tahu apa yang saya lakukan," ujar terdakwa. Tindakan itu tidak direncanakan. Ia sudah tidak mampu lagi mengendalikan dirinya. Pada saat yang sama, dia mengklaim bahwa dia pasti tidak akan memukul atau bahkan membunuh wanita itu.

Wanita itu sendiri tidak berada di ruang sidang ketika persidangan dimulai, tetapi ibunya ada di sana. Dia meninggalkan ruangan beberapa kali dengan air mata.

Baca juga: Penembakan Terjadi di North Carolina AS, 5 Orang Tewas

Operasi Pencarian Termasuk Helikopter Polisi

Seperti yang diumumkan polisi dan jaksa pada saat itu, tak lama setelah hilangnya wanita berusia 23 tahun itu ada operasi pencarian besar-besaran. Itu termasuk helikopter polisi dan skuadron anjing penyelamat.

Akhirnya, orang yang lewat menunjuk ke gudang kebun dan menunjukkan bahwa seorang pria tak dikenal tinggal di sana. Ketika wanita itu melihat layanan darurat, dia bisa keluar dari jendela dan dibawa ke tempat yang aman. Dia akhirnya  dibawa ke rumah sakit. (jrm3/lna)