Pelaku Pembunuhan Terhadap Putrinya Dijatuhi Hukuman Mati, Eksekusi Dilakukan 18 Tahun Kemudian

20 tahun setelah seorang pria melakukan pembunuhan terhadap putrinya, dia telah dieksekusi mati di Amerika Serikat.

NUSADAILY.COM – OKLAHOMA – Dua tahun usai membunuh putrinya, seorang pria dijatuhi hukuman mati. Namun eksekusi hukuman baru dilakukan 18 tahun kemudian sejak dia diputuskan dijatuhi hukuman mati.

20 tahun setelah seorang pria melakukan pembunuhan terhadap putrinya, dia telah dieksekusi mati di Amerika Serikat.

Hukuman mati terhadap Benjamin Cole (57) diakukan di penjara kota McAlester, negara bagian Oklahoma, Amerika Serikat pada hari Kamis (20/10).

BACA JUGA : Korban Tewas Kanjuruhan ke-134 Kesulitan Bernafas usai...

Seperti dilansir Bild, eksekusi mati kepada Benjamin Cole dilakukan dengan metode suntik mati, kata pihak berwenang.

Cole dijatuhi hukuman mati pada tahun 2004. Dia telah membunuh putrinya yang masih berusia sembilan bulan karena menangis. Cole membunuh putri bayinya karena dia merasa terganggu karena dia ingin terus memainkan game James Bond di konsol Nintendo-nya.

Pengara Cole berpendapat bahwa dia telah didiagnonis dengan skizofrenia paranoid dan menderita kerusakan otak.

Baru-baru ini dikatakan deritanya semakin buruk. Dia tidak bisa lagi berjalan, tidak bisa lagi menjaga kebersihan pribadinya dan tidak bisa berkomunikasi dengan baik.

Di Amerika Serikat sendiri, orang dengan gangguan jiwa berat yang tidak dapat memahami alasan hukum tidak diperbolehkan untuk dieksekusi.

BACA JUGA : Selalu Dibawa Kemana-mana, Ternyata Ini Isi Buku Hitam Ferdy Sambo

Pihak berwenang Oklahoma tidak mempercayai deskripsi para pengacara dan tidak melihat adanya masalah mental dari pelaku.

Menurut wartawan lokal, Cole berbicara dan berdoa dengan nada yang tidak dapat dimengerti selama sekitar dua menit ketika dia ditahan untuk mendapat suntikan mati.

Skizofrenia paranoid adalah gangguan mental yang dapat memengaruhi perilaku

Skizofrenia paranoid adalah salah satu tipe skizofrenia ketika pengidapnya mengalami delusi bahwa orang lain ingin melawan dirinya atau anggota keluarga.

Umumya, pengidap skizofrenia paranoid akan merasa bahwa dirinya lebih kuat, lebih hebat, bahkan memiliki pengaruh besar dari musuh-musuh khayalan mereka lewat halusinasi yang mereka alami.(jrm1/lal)