Mobil Pelat Merah Tertabrak Kereta BBM di Malang

Mobil pelat merah itu berjalan dari arah Jalan Bingkil hendak keluar menuju Jalan Halmahera.

Mobil Pelat Merah Tertabrak Kereta BBM di Malang
Mobil pelat merah tertabrak kereta BBM/ istimewa

NUSADAILY.COM – MALANG - Mobil pelat merah N 652 AP tertabrak kereta pengangkut BBM di kota malang. Peristiwa itu terjadi di Jalan Bingkil, Kelurahan Ciptomulyo, Sukun, Kota Malang.

Salah seorang saksi mata, Sudarmanu mengatakan mobil tertabrak kereta sekitar pukul 08.15 WIB. Mobil pelat merah itu berjalan dari arah Jalan Bingkil hendak keluar menuju Jalan Halmahera.

BACA JUGA : Kakek 62 Tahun Tewas di TKP Usai Tertabrak Kereta Api di...

"Saat itu ada orang yang teriak-teriak memberikan peringatan kepada mobilnya. Mungkin karena kaca mobil tertutup, jadi tidak terdengar peringatan tersebut," ujar Sudarmanu saat diwawancarai awak media, Selasa (29/11).

Dilansir dari detik.com, Sudarmanu melihat saat kejadian kondisi kereta berjalan pelan menuju ke Depo Pertamina dan sudah ada petugas yang berjaga menunjukkan bahwa ada kereta yang akan melintas.

"Mungkin pengendara tidak melihat dan mendengar akhirnya tertabrak. Karena kondisi kereta saat itu juga pelan-pelan (jalannya)," kata dia.

Mobil tersebut kemudian tertabrak dan terseret hingga menyangkut di tiang listrik. Setelah kejadian tersebut, kereta dimundurkan untuk memudahkan proses evakuasi kereta.

BACA JUGA : Sederet Masalah Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

“Ada sekitar lima penumpang di dalam mobil. Mereka juga tidak ada yang terluka, sepertinya hanya syok saja," tuturnya.

Sementara, Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif menerangkan bahwa saat peristiwa itu terjadi, muatan kereta sedang kosong.

"Setelah kejadian, kereta sempat berhenti dan dilakukan pemeriksaan. Lalu setelah dinyatakan kondisi kereta baik, kereta pun melanjutkan langsiran menuju Stasiun Malang Kota Lama," ungkapnya.

Dari situ, Luqman menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan tetap waspada saat melintas di perlintasan sebidang. "Diharapkan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian serta mematuhi rambu lalu lintas yg telah ada," tandasnya. (ros)