Kanselir Jerman Janji Akan Bantu untuk Bangun Kembali Ukraina

Kanselir Jerman Olaf Scholz pada Senin (24/10) berjanji untuk memberikan bantuan dalam membangun kembali Ukraina, termasuk bantuan untuk pertanian, sektor kesehatan dan pemulihan jaringan energi.

NUSADAILY.COM – BERLIN – Kanselir Jerman Olaf Scholz pada Senin (24/10) berjanji untuk memberikan bantuan  dalam membangun kembali Ukraina, termasuk bantuan untuk pertanian, sektor kesehatan dan pemulihan jaringan energi.

bendera Ukraina sumber istockphoto

Melansir Xinhua, "bersama dengan mitra kami, kami akan mendukung Ukraina selama diperlukan," kata Scholz pada pembukaan Forum Bisnis Jerman-Ukraina di Berlin. Pemulihan negara akan menjadi "tugas generasi," katanya.

BACA JUGA : Kanselir Jerman Bakal Kunjungi China Awal Bulan Depan Untuk...

Membangun kembali Ukraina akan menelan biaya sekitar 349 miliar dolar AS, berdasarkan analisis yang dirilis bulan lalu oleh Bank Dunia, Uni Eropa (UE) dan pemerintah Ukraina.

Angka tersebut setara dengan satu setengah kali produk domestik bruto (PDB) Ukraina sebelum mulainya konflik dengan Rusia.

"Kebutuhan Ukraina untuk pemulihan dan rekonstruksi sangat besar dan terus bertambah," kata Presiden Bank Dunia David Malpass pada awal Oktober.

BACA JUGA : Kanselir Jerman Tegas Dukung Globalisasi dan Menentang Pemisahan dari China

Sementara itu, Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal memprediksi  biaya rekonstruksi akan mencapai 750 miliar dolar AS.

Scholz berjanji bahwa perusahaan Jerman akan berinvestasi di Ukraina menekankan bahwa "siapa pun yang berinvestasi dalam rekonstruksi Ukraina hari ini berinvestasi di negara anggota Uni Eropa di masa depan."

Ukraina sudah diakui sebagai calon anggota UE sejak Juni dan scholz menegaskan kembali dukungan Jerman untuk Aksesinya.” Saya sangat serius tentang komitmen ini, dengan semua yang diperlukan,” katanya.(mdr1/lal)