Eri Cahyadi Masuk Bursa Pilgub Jatim 2024, Hasto: Ya Bagus

Nama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi masuk bursa Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur (Jatim) 2024. Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengapresiasi Eri.

Eri Cahyadi Masuk Bursa Pilgub Jatim 2024, Hasto: Ya Bagus
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Balai Kota Surabaya (Foto: Faiq Azmi/detikJatim)

NUSADAILY.COM – SURABAYA - Nama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi masuk bursa Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur (Jatim) 2024. Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengapresiasi Eri.

"Ya bagus," kata Hasto di Balai Kota Surabaya usai gowes bersama kepala daerah Jatim asal PDIP, Sabtu (15/10/2022).

Elektabilitas Eri Cahyadi sebagai calon potensial maju Pilgub Jatim muncul di berbagai survei, meski terbilang baru memimpin Kota Surabaya selama 2 tahun.

Dalam survei SSC misalnya yang dirilis akhir Agustus 2022, elektabilitas Eri 4,5%. Lalu di lembaga survei Poltracking yang dirilis pertengahan Juni 2022 lalu, elektabilitas Eri Cahyadi yakni 9,6%. Bahkan untuk Cawagub, dalam survei Poltracking elektabilitas Eri Cahyadi 13,2%.

Hasto mengungkapkan, masuknya Eri dalam bursa Pilgub Jatim menandakan proses kaderisasi berjalan dengan baik. Khususnya di Surabaya.

"Artinya proses kaderisasi berjalan," ucap Hasto.

Hasto sendiri memuji kinerja Eri membangun Kota Pahlawan. Dengan APBD terbatas, Eri disebut bisa membuat Kota Surabaya tumbuh dengan baik.

"Cara merawat jalannya beda di sini (Kota Surabaya) dengan DKI Jakarta yang boros. Kalau di sini ada aspek perencanaan. Ketika membangun trotoar diperhitungkan. Yang rusak yang diperbaiki. Tetapi memang perawatan jalan tepat gitu," kata Hasto dikutip dari detikcom.

Hasto sendiri menjelaskan, kedatangan dirinya ke Surabaya dalam rangka olahraga gowes bareng. Tak kalah penting, ia tengah membangun konsolidasi dengan kepala daerah asal PDIP di Jatim.

"Tujuan kita sehat bersama dengan olahraga bersama, ada yang naik sepeda, jalan sehat juga. Kedua, kita membangun dan tukar pikiran dengan kepala daerah kita monitor ketika Ibu Mega (Megawati Soekarnoputri) dan Presiden Jokowi terus mengatakan masalah pokok kita adalah perekonomian, bagaimana respons kepala daerah PDIP?" ujarnya.

"Ternyata mereka mengambil terobosan dengan melakukan kerja sama bahkan ada ketua kelasnya yang kemudian saling berbagi pengalaman. Kerja sama antarkepala daerah menekan inflasi itu kan hal positif. Itulah kultur PDIP. Di antara kepala daerah juga ada kerja sama baik vertikal dan horizontal," pungkasnya.(eky)