Sempat Sakit, Jet Li: Bukan Superhero, Aku Hanya Pria Biasa

Aktor Mandarin, Jet Li, sempat mengidap sakit hipertiroid pada 2015. Kabar itu pun membuat heboh dunia hiburan, apalagi setelah penampilannya dalam sebuah acara yang terlihat sangat berbeda.

Sempat Sakit, Jet Li: Bukan Superhero, Aku Hanya Pria Biasa
Penampilan Jet Li di Once Upon a Time in China 2. Dok. Ist

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Aktor Mandarin, Jet Li, sempat mengidap sakit hipertiroid pada 2015. Kabar itu pun membuat heboh dunia hiburan, apalagi setelah penampilannya dalam sebuah acara yang terlihat sangat berbeda.

Wajahnya terlihat sedikit membengkak, khususnya di area dekat mata. Jet Li pun menceritakan dirinya memang sudah berjuang melawan penyakit itu sejak lima tahun lalu atau tepatnya 2010, di mana metabolismenya mengalami gangguan.

BACA JUGA: China dan India Gelar Pertemuan ke-25 Mekanisme Kerja Konsultasi dan Koordinasi Urusan Perbatasan


"Aku gemukan. Aku tak punya waktu untuk menurunkan berat badan. Itu benar (disebabkan) oleh penyakit hipertiroid, jantungku bisa berdetak hingga 130 sampai 140 bpm bahkan saat tak berolahraga. Aku bukan Huo Yuan Jia atau Wong Fei Hong. Aku bukan superhero, aku hanya pria biasa dan aku (sedang) menghadapi masalah di mana aku tak bisa melanjutkan pekerjaanku," tuturnya kala itu.

Penyakit tersebut memang membuat berat badannya bermasalah, di mana ia bisa saja mendadak naik ataupun turun drastis. Bahkan ia juga pernah salah mengira jika ia terkena kanker ketika berat badannya tiba-tiba saja turun hingga 8 kilogram sebelum menyadari penyakit yang diidapnya itu.

"Pada waktu itu, Jet (Li) butuh mengambil obat dan melakukan tes darah rutin. Setahun setelah melakukan itu, kondisinya mulai stabil dan ia pun berpikir sudah sembuh. Namun dua tahun kemudian, ia baru merasakan jika tubuhnya dan matanya itu terlihat membengkak. Ia pun mulai khawatir," ungkap salah seorang sumber dekatnya.

Usai keadaannya terasa kian memburuk, Jet Li pun menolak obat-obatan biasanya dan beralih ke pengobatan tradisional China. Hal itu pun ternyata membawa dampak baik bagi tubuhnya.

Penyakit itu pun begitu menyiksa Jet Li, moodnya sering kacau dan tak stabil hingga membuatnya menjadi sosok yang menyebalkan. Untungnya hal itu bisa diantisipasi dengan baik olehnya.

"Ia sudah menderita sejak beberapa tahun karena penyakitnya itu mempengaruhi mood dan nafsunya. Untungnya, karena kepercayaannya akan Budha ia bisa menenangkan dirinya dengan meditasi dan membaca kitab suci," paparnya.

BACA JUGA: Pembukaan Pekan Bahasa Mandarin di Selandia Baru


Kini Jet Li pun tengah menikmati kehidupannya bersama dengan sang putri, Jada. Lewat unggahan di media sosial, ia tampak mengunjungi beberapa negara di Eropa, seperti Republik Ceko. Perjalanan itu pun bukan hanya sekadar liburan, melainkan dalam kepentingan acara agama di mana ia bertemu dengan Dzongsar Khyentse Rinpoche, sineas yang juga merupakan penerus Budha Tibet Khyentse.

View this post on Instagram

A post shared by Jet Li (@jetli)

(eky)