Polisi Jerman Lakukan Tindak Kekerasan ke Rekannya di Mobil Patroli

Seorang polisi wanita mendapat tindakan kekerasan dari rekannya karena bermain ponsel dan mengeluarkan suara yang mengganggu.

Polisi Jerman Lakukan Tindak Kekerasan ke Rekannya di Mobil Patroli
Di dalam mobil patroli Bielefeld, Seorang petugas polisi melukai seorang rekan karena dia sedang bermain ponsel (gambar simbol). Foto: Imago/booth foto

NUSADAILY.COM – WESTPHALIA – Setiap orang mungkin pernah kesal dengan orang yang terus-menerus bermain dengan ponselnya dan megeluarkan suara yang mengganggu. Seorang polisi di Bielefeld, Nordrhein-Wesphalia, Jerman benar-benar panik dalam situasi seperti itu.

Menurut informasi dari BILD, tiga petugas polisi sedang berpatroli menggunakan mobil patroli. Seorang petugas yang duduk di kursi penumpang sedang asik memainkan ponselnya. Rekannya yang berada di balik kemudi merasa sangat terganggu.

BACA JUGA: Hasil Tes Irjen Teddy Minahasa Positif Narkoba

Meskipun permintaan dan permohonan untuk berhenti bermain ponsel berulang kali dilontarkan pengemudi, petugas yang berada di kursi penumpang tersebut tetap memainkan ponselnya. Hingga pengemudi akhirnya kehilangan kessabarannya.

Petugas polisi yang menjadi pengemudi tersebut kemudian menginjak rem dalam-dalam. Kemudian dia membuka sabuk pengaman yang terpasang di badannya. Rekan yang terus bermain ponsel itu dibenturkan kepalanya ke dasbor mobil. Korban dikatakan menderita memar dan gegar otak ringan.

Di dalam mobil patroli Bielefeld, Seorang petugas polisi melukai seorang rekan karena dia sedang bermain ponsel (gambar simbol). Foto: Imago/Thilo Schmuelgen

Melansir BILD, kasus itu hanya diketahui pihak berwenang saja. Polisi yang menjaid korban itu adalah polisi wanita, awalnya dia hanya memberi tahu kejadian tersebut kepada beberapa rekannya. Namun akhirnya atasan mereka mengetahuinya. Dan kini polisi wanita yang terluka itu secara resmi melaporkan rekan yang melukainya.

BACA JUGA: Arahan Jokowi ke Pejabat Polri, Rem Total Gaya Hidup Mewah

Menurut polisi, prosedur tindak lanjut tersebut dilakukan di markas polisi Münster dengan alasan netral. Kantor kejaksaan di Bielefeld kemudian akan memutuskan apakah dakwaan akan diajukan.

Petugas polisi yang melakukan tindakan kekerasan itu telah dipindahkan tugas ke kantor (sebelumnya petugas lalu lintas). Jika terbukti salah, dia bisa berada dalam kasus terburuk, diberhentikan dari kedinasan dan bahkan dapat kehilangan hak pensiunnya. (jrm1/lna)