Perahu Motor Terbalik di Rote, 7 Orang Meninggal Dunia

Perahu motor terbalik di Perairan Bo'a, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tengara Timur (NTT). Tujuh orang dilaporkan meninggal dalam kecelakaan laut yang terjadi hari ini, Minggu (16/10) siang sekitar pukul 14.00 WITA.

NUSADAILY.COM – KUPANG - Perahu motor terbalik di Perairan Bo'a, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tengara Timur (NTT). Tujuh orang dilaporkan meninggal dalam kecelakaan laut yang terjadi hari ini, Minggu (16/10) siang sekitar pukul 14.00 WITA.

Informasi yang dihimpun CNNIndonesia.com, perahu tersebut mengangkut 36 penumpang yang terdiri dari 25 orang dewasa dan 11 orang anak-anak.

Terdapat tujuh penumpang yang meninggal dunia, terdiri dari enam orang dewasa dan satu anak perempuan. Selain itu, 12 orang lainnya dirawat di puskesmas.

"Kejadiannya agak sore sekitar pukul 16.00 WITA," kata Kapolres Rote Ndao, AKBP I Nyoman Putra Sandita pada Minggu (16/10) malam.

BACA JUGA : Duh! Perahu Rafting Bawa 10 Warga Asing di Bali Terbalik, 1 Turis Hilang

Nyoman menjelaskan kronologi kecelakaan itu. Sebuah perahu motor milik Yeremias Nggadas yang baru selesai dikerjakan dan secara gotong royong oleh warga setempat didorong ke Pantai Bo'a untuk melakukan uji coba.

"Nahkodanya Paulus Hangge," ungkap Nyoman.

Ketika akan diuji coba, ada 36 orang yang ikut dalam pelayaran tersebut. Saat baru berjarak sekitar 300 meter dari bibir pantai dan perahu akan dibelokan untuk kembai ke pantai, kapal tiba-tiba terbalik.

"Diduga karena hilang keseimbangan dan kelebihan penumpang," kata Nyoman.

Dia melanjutkan, warga lain yang melihat dari pantai Bo'a langsung memberikan pertolongan dan mengevakuasi para korban.

Setelah dilakukan pertolongan terhadap puluhan penumpang tersebut, ada tujuh orang yang meninggal dunia.

BACA JUGA : Kebakaran Perahu Angkut BBM di Pulau Sapudi, 3 ABK Terluka

"Warga sudah berupaya memberi pertolongan tapi nyawa ketujuh penumpang tidak bisa tertolong lagi," jelasnya.

Dia mengatakan, dari tujuh korban meninggal terdiri dari enam orang dewasa dan satu orang anak perempuan, termasuk nahkoda kapal.

"Nahkodanya atas nama Paulus Hangge juga meninggal," ujarnya.

Saat ini tujuh jenazah telah diambil oleh pihak keluarga, sedangkan masih ada 12 orang yang menjalani perawatan di Puskesmas Delha.

Berikut nama penumpang dewasa:
1. Mina Lulu
2. Gusti Feoh
3. Fery Mbatu
4. Miksel Hangge
5. Juan Hangge
6. Adi Tang
7. Hens Moy
8. Hance Lenggu
9. Kobis Adu
10. Amel Giri
11. Naema Mbatu
12. Nella nggadas
13. Ani Bunda
14. Son Lulu
15. Brutos nggadas
16. Brendi alnabe
17. Rio nggadas
18. Juven Huba
19. Aditya Bunda
20. Paulus hangge (meninggal)
21. Yandri Bunda (meninggal)
22. Deni adu (meninggal)
23. Jendri bunda (meninggal)
24. Nikson Mbatu (meninggal)
25. Andy Hangge (meninggal)(lal)