Kelapa Asia Tenggara Raih Popularitas di China

Beberapa tahun terakhir, kelapa dari negara-negara Asia Tenggara memperoleh popularitas di China, banyak digunakan dalam makanan dan minuman, seperti kue, kopi, dan hotpot.

NUSADAILY.COM – NANNING –  Termasuk pecinta kelapa, Zhuang Yong membeli kelapa yang diimpor dari Thailand dengan berbagai cara, termasuk belanja harian, pembelian online, dan penjualan pameran.

ilustrasi buah kelapa sumber istockphoto

Melansir Xinhua, "rasa kelapanya segar dan manis," kata Zhuang, seorang warga di Nanning, Guangxi Zhuang, China selatan.

Beberapa tahun terakhir, kelapa dari negara-negara Asia Tenggara memperoleh popularitas di China, banyak digunakan dalam makanan dan minuman, seperti kue, kopi, dan hotpot. Berbagai produk kelapa memperkaya selera konsumen China serta menawarkan peluang baru bagi perusahaan.

BACA JUGA : Perdangangan Luar Negeri China Naik 9,9 Persen Periode...

"Di Thailand, setelah dipetik, kelapa disortir dan dikemas oleh pabrik lokal  kemudian dikirim ke China," kata Mo Jiaming, wakil manajer perusahaan perdagangan di Guangxi. 

Penjualan kelapa online dari Asia Tenggara sedang booming. “Dulu, kami perlu melubangi kelapa dengan pisau untuk minum air kelapa segar. Sekarang, dengan alat yang mudah dibuka yang dipasang di kelapa, minum air kelapa menjadi lebih nyaman, " kata Mo.

"Saya biasanya makan hotpot ayam kelapa bersama keluarga dan teman-teman setiap bulan. Jika tidak, saya akan merindukannya." Lu Shuai, seorang warga di Nanning

Semakin populernya kelapa segar dan semakin beragamnya produk kelapa, permintaan kelapa Asia Tenggara di China terus meningkat. Mo menyampaikan bahwa total impor kelapa perusahaan dari Thailand diprediksi akan melebihi 28.000 kontainer tahun ini, dan tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata mencapai sekitar 10 persen dalam beberapa tahun terakhir. 

BACA JUGA : Industri Otomotif China Tumbuh Pesat Guna Stabilkan Ekonomi dan Tingkatkan Konsumsi

Menurut statistik dari Bea Cukai China, dari Januari- Juli tahun ini, China mengimpor 566.000 ton kelapa, meningkat 35,3 persen dibanding dengan 418.000 ton pada periode yang sama tahun lalu. 

Dari sisi negara pengimpor, kelapa yang diimpor ke China selama tujuh bulan pertama tahun ini sebagian banyak berasal dari Thailand 48,6 persen, Indonesia 32,5 persen, dan Vietnam 18,4 persen.

Kelapa Thailand menempati peringkat tinggi dalam jumlah total buah-buahan Thailand yang diimpor ke China, kata Wanlada Ratanapanich, konsul komersial dari Konsulat Jenderal Kerajaan Thailand di Nanning. (mdr1/lal)