Ditanya soal Prananda Surya paloh akan Menjadi Bagian dari Arema FC, Pengurus NasDem Malang Bungkam

Sementara itu, anggota DPR RI dari Partai Nasdem Kresna Dewanata Prosakh, ketika ditanyai perihal kabar tersebut menyebutkan akan segera memberikan kabar. “Hehehe.. Saya kabari lagi, belum bertemu beliau,” tutur dia.

NUSADAILY.COM – MALANG – Prananda Surya Paloh, putra tunggal Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Minggu (30/10), sore tiba-tiba mengunggah fotonya di Arema FC Official Store.

Unggahan PSP, demikian pria sederhana ini biasa dipanggil, menimbulkan spekulasi akan masuk menjadi bagian dari Arema FC.

Tak banyak caption yang dia bubuhkan, namun membuat ratusan orang berkomentar. “Salam satu jiwa #aremania #pecintasepakbola #officialmerchandise,” tulis akun @pranandapaloh.

Sementara itu, anggota DPR RI dari Partai Nasdem Kresna Dewanata Prosakh, ketika ditanyai perihal kabar tersebut menyebutkan akan segera memberikan kabar.

“Hehehe.. Saya kabari lagi, belum bertemu beliau,” tutur dia.

Terpisah, Ketua DPD Partai NasDem Kota Malang Hanan Jalil, membenarkan PSP tengah berada di Kota Malang sejak akhir pekan lalu.

Hanan juga tak menampik kalau PSP salah satu penyuka bola. “Ya buktinya, waktu santai di hotel, beliau minta nobar salah satu pertandingan bola,” kata Hanan.

Namun Hanan enggan berkomentar soal PSP akan menjadi bagian dari Arema FC. “Waduh kalau soal PSP dan Arema FC saya tak berani komentar, karena memang tidak tahu persis kehadirannya di Kota Malang ada agenda tentang Arema. Tapi yang pasti PSP ke Malang menghadiri undangan sahabatnya menjadi pembicara,” tegas pemilik Batik Tulis Celaket ini.

Harapan Positif

Meski semua orang tahu, bahwa PSP berlatar belakang putra pemilik parpol dan saat ini tengah menjadi Anggota DPR RI kali kedua dari Dapil Sumatera Utara, namun tak sedikit yang memiliki harapan positif.

“The next presiden arema nih,” tulis komentar pemilik akun @ezy_konveksi.

“Ayo Kk Prananda, jadi presiden, presidennya Arema FC,” ujar @arifani_tenggarong. “Sikaaat tum, mumpung presidennya kosong tu,” ujar @agus18_salim.

Namun, ada pula yang memberikan peringatan, agar tak membawa Arema ke ranah politik.

“Silakan jika ada niat baik mengelola, asalkan jangan digunakan untuk kepentingan politik anda dan partai,” ujar pemilik akun @adityapermanad.

Gilang Mundur

Seperti diketahui, mundurnya Gilang Widya Pramana dari Arema FC sekaligus menanggalkan jabatan presiden klub mulai berefek domino.

Tim kreatif medsos klub yang merupakan tim bawaan Juragan 99 ikut hengkang.

Sekarang tinggal menunggu kabar Manajer Tim Ali Rifki.

Tim kreatif tersebut selama ini mengelola aktivitas klub melalui medsos yang mereka kelola selama 1,5 tahun terakhir.  

Tim kreatif medsos yang berjumlah empat orang tersebut datang ke latihan Arema FC di Stadion Gajayana , Senin (31/10) kemarin.

Mereka sejatinya berniat berpamitan secara langsung ke tim bersama Gilang Widya Pramana yang awalnya siap datang ke latihan.

Namun karena berhalangan akhirnya Gilang urung datang ke latihan. Rendy Kurniawan, August Ontario, Rizky Ramadhan dan Yoga Utama awalnya menunggu kehadiran Juragan 99 sekaligus mengabadikan momen pamitan tersebut.

Namun setelah satu jam lebih menunggu dan mendapatkan konfirmasi urungnya kedatangan Gilang, mereka meninggalkan Stadion Gajayana.

 “Sampai bertemu lagi, maaf kalau ada salah-salah,” tutur salah satu anggota tim tersebut ketika berpamitan kepada Sekretaris Tim Rahmat Taufik.

Tak berselang lama di media sosial masing-masing, mereka berempat pun mengunggah ucapan terima kasih, dengan unggahan foto berlatarkan tulisan ‘Rutam Nuwus Arema FC’.

 “Terima kasih atas 1,5 tahun yang sangat berkesan, maaf jika ada kesalahan. Salam satu jiwa,” tutur Rendy Kurniawan dalam akun Instagramnya @heyndotz.

Mundurnya orang-orang yang dibawa Juragan 99 ini memang sudah diprediksi.

Termasuk Manajer Tim Ali Rifki. Namun, saat ini Ali Rifki belum mengungkapkan keputusannya setelah jadwal untuk menjumpai awak media urung digelar, kemarin.

Karena pergi ke luar kota dan flight yang dimajukan membuat sang manajer masih menahan diri menyampaikan pilihannya.

Sementara itu di sisi lain, mundurnya Gilang juga dikabarkan membuat direksi Arema FC bersiap.

Mereka tengah mencari sosok yang bakal masuk memimpin klub tersebut. Entah sebagai presiden klub yang lowong atau jajaran direksi lain.

Sebab, salah satu posisi yakni direktur kini juga lowong karena ditinggalkan Ruddy Widodo yang sedang sakit.(wok/ina)