Buka Serasehan UMKM Naik Kelas, Gus Ipul Minta Pelaku UMKM Terus Berinovasi

, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menekankan pentingnya UMKM melakukan inovasi agar tetap memiliki kemampuan untuk beradaptasi tangguh terutama diera digitalisasi dan adanya teknologi Artificial Intelligence (AI). Hal ini disampaikan Gus Ipul saat membuka acara Serasehan UMKM Naik Kelas “Siap Kuasai Pasar”, Kamis, (01/12/2023) malam. 

Buka Serasehan UMKM Naik Kelas, Gus Ipul Minta Pelaku UMKM Terus Berinovasi

NUSADAILY.COM - PASURUAN - , Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menekankan pentingnya UMKM melakukan inovasi agar tetap memiliki kemampuan untuk beradaptasi tangguh terutama diera digitalisasi dan adanya teknologi Artificial Intelligence (AI). Hal ini disampaikan Gus Ipul saat membuka acara Serasehan UMKM Naik Kelas “Siap Kuasai Pasar”, Kamis, (01/12/2023) malam. 

“UMKM harus terus berinovasi, berinovasi produk, marketing, melakukan riset-riset dalam pengembangan produk dan penjualan sehingga kemauan pasar dapat dipahami. Karena diera digitalisasi dan adanya teknologi Artificial Intelligence (AI) membuat banyak hal berubah,” ujar Gus Ipul

Disini, Gus Ipul mengatakan bahwa ia meminta kepada perangkat-perangkat daerah yang menjadi pengampu pembina UMKM dan IKM dapat menyediakan anggaran untuk riset. Karena ini menjadi penting, agar kita mampu bersaing dengan daerah-daerah lain yang dapat menjual barangnya dengan harga jauh lebih terjangkau. Tidak hanya itu, riset juga perlu dilakukan agar para pelaku IKM dan UMKM dapat mengetahui kebutuhan pasar.

“Karena pelatihan-pelatihan sudah banyak dilakukan, fasilitasi kemudahan akses modal juga sudah dilakukan, pendampingan untuk melakukan penjualan juga sudah dilakukan maka yang belum dilakukan adalah riset, riset management, riset kebutuhan pasar, riset produk sekaligus riset perusahaan-perusahaan yang mampu menjual barangnya dengan murah. Karena kita pahami, bahwa daya beli masyarakat itu ada range harganya. Maka, perubahan pasar itu sangat pesat.” imbuhnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah Kota Pasuruan mempunyai program Internet Gratis di setiap RW. Menurutnya, ini dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha UMKM dan IKM untuk kepentingan penjualan. 

Lantas ia juga mencontohkan salah satu penjual bakso yang menyampaikan dengan adanya internet Gratis di setiap RW ini membuatnya dapat menjual baksonya secara online. Sehingga, omset penjualannya naik. Karena, sebelumnya jika tidak punya pulsa paketan ia tidak menjual secara online. 

“Jadi, saya ingin Bapak-Ibu tidak berputus asa untuk terus berinovasi. Mengembangkan produknya agar tetap cuan kalau ketua Dekranasda,” ucap Gus Ipul yang disambut tawa oleh peserta serasehan.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Pasuruan, Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf (Fatma) mengatakan bahwa berdasarkan dari hasil survey Disperindag terhadap omset para pelaku usaha di berbagai sektor di tahun 2023 ini meningkat 30% dibandingkan tahun 2022.

“Alhamdulillah, semoga terus cuan. Saya senang ketika Bapak-Ibu untuk ikut bazar tapi bawa peralatan sendiri ternyata di sambut baik. Dimana selama ini saya tahunya kan kalau ada pameran, bazar dll selalu di fasilitasi total. Sekarang sudah mau usung-usung peralatan sendiri itu sangat membanggakan kami. Beberapa kali kami mengajak gantian saat ada konser di GOR dan kegiatan lainnya. Alhamdulillah banyak juga hasilnya padahal hanya dari sore sampai malam saja. Jadi jangan kalah sama PKL atau pedagang kaki lima yang sangat ulet ya .. di mana ada keramaian disitu ada cuan, “kata isteri Wali Kota ini. 

Fatma lalu menyampaikan bahwa ia dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pasuruan akan melaksanakan giat pameran produk UMKM, UKM, dan IKM binaan pemerintah Kota Pasuruan dan Dewan Kerajinan Daerah Kota Pasuruan dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Pasuruan yang akan dilaksanakan di GOR pada tanggal 9 – 10 Desember 2023. 

“Nanti sekaligus dalam kesempatan tersebut akan di launching Batik Harmonie ke-2  dengan tema Terbang Bandung, saya berharap Bapak Ibu sekalian dapat ikut serta dalam memeriahkan kegiatan tersebut. semangat buat para pembatik kita, saya paksa membuat batik dengan harga murah tapi tetap berkualitas. Semoga masyarakat Kota Pasuruan mau mengenakan Batik motif kotanya sendiri,” harapnya. 

Acara serasehan ini, dimeriahkan oleh dua orang Narasumber yakni Ir. Ririn Afriandari, MM, dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur dan Chef Salim Salimos, Owner Kebuli Tarim. Dan dihadiri oleh pelaku usaha UMKM, UKM dan IKM Kota Pasuruan. (fit)