Gawat! Jelang Pindah ke IKN Banyak Aset Negara di DKI 'Diserobot' Orang

"Kita melihat apakah sebetulnya aset pemerintah pusat yang merupakan BMN itu cukup signifikan untuk bisa membantu mengkonsolidasikan kepentingan yang lebih besar? Dalam arti, bisakah aset yang kita miliki ini memiliki suatu dampak kalau kita duduk bersama-sama dengan Pemda DKI sehingga bisa membantu pemda melakukan rekonfigurasi," tuturnya.

Gawat! Jelang Pindah ke IKN Banyak Aset Negara di DKI 'Diserobot' Orang

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Rionald Silaban menyebut banyak aset negara di Jakarta dikuasai dan diserobot orang.

"Berdasarkan laporan yang saya terima dari kawan-kawan dan dalam diskusi saya dengan beberapa orang, ternyata di Jakarta ini banyak aset barang milik negara (BMN), saya tidak usah sebut tempatnya, unfortunately terhadap aset-aset BMN itu bisa dilakukan pendudukan dan kita sulit menertibkannya," katanya dalam Seminar Internasional Hari Kekayaan Negara, dikutip dari YouTube Kemenkeu, Senin (23/10).

Rio mengatakan penertiban terhadap aset milik negara itu bukan hanya tugas DJKN Kemenkeu. Ia menyebut segala pihak terkait juga harus ikut serta mengambil kembali aset milik negara tersebut.

Fakta yang diungkap Rio menjadi bahan pertimbangan stakeholder terkait, terutama menjelang pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur.

Rio mengatakan aset-aset negara di Jakarta nantinya perlu dijaga dan dioptimalisasi.

"Kita melihat apakah sebetulnya aset pemerintah pusat yang merupakan BMN itu cukup signifikan untuk bisa membantu mengkonsolidasikan kepentingan yang lebih besar? Dalam arti, bisakah aset yang kita miliki ini memiliki suatu dampak kalau kita duduk bersama-sama dengan Pemda DKI sehingga bisa membantu pemda melakukan rekonfigurasi," tuturnya.

Rio mengatakan ide-ide yang muncul terhadap aset pemerintah sangatlah penting. Akan tetapi, eksekusi di lapangan yang bakal menentukan keberhasilan rencana tersebut.

Oleh karena itu, ia mewanti-wanti agar pemerintah daerah taat dan tertib terhadap rancangan yang sudah diambil setelah pindahan ke IKN. Rio mengatakan saat ini pihaknya dan Pemprov DKI Jakarta terus berkoordinasi terhadap pengelolaan aset selepas pemindahan ibu kota.

"Kita juga mencoba melihat apakah perpindahan itu dan kapan serta berapa lama perpindahan itu akan menimbulkan dampak signifikan terhadap sosial dan ekonomi. Ini yang juga perlu kita lihat secara bersama-sama. Mungkin ini bukan cuma sekadar 5 tahun-10 tahun, kita bisa lihat bahwa apakah setelah 10 tahun maka Jakarta akan berubah?" tutur Rio.

"Dalam diskusi-diskusi kami dengan bagian Pemerintah Jakarta, kita juga mendapatkan pertanyaan bagaimana Jakarta dapat terus mendorong pertumbuhannya dalam hal pusat pemerintahan telah sungguh-sungguh pindah ke ibu kota baru, yaitu IKN Nusantara," tandasnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani juga sempat mengungkapkan soal pihak-pihak yang ingin menguasai aset negara. Ini disampaikan sang Bendahara Negara saat menghadiri acara Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), yakni Malam Penganugerahan The Asset Manager 2023.

"Sering yang muncul di masyarakat ada gedung di daerah strategis, tapi kosong atau bahkan dijadikan gudang. Sehingga dia tidak memunculkan opportunity cost atau nilai tambah yang harusnya bisa dimunculkan dari aset-aset strategis," katanya di Kompleks Kemenkeu, Jakarta Pusat, Selasa (17/10).

"Banyak juga lahan-lahan yang dibiarkan kosong dan ini di-occupied (diduduki atau dikuasai) oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan atau yang ingin menyerobot," imbuh Sri Mulyani.(sir)