Israel Ngamuk! Tersulut Aksi Militer Houthi di Laut Merah

"Israel memberi dunia waktu untuk berorganisasi guna mencegah hal ini, namun jika tidak ada kesepakatan global, karena ini adalah masalah global, kami akan bertindak untuk menghilangkan pengepungan laut ini," kata Hanegbi, Minggu (10/12).

Israel Ngamuk! Tersulut Aksi Militer Houthi di Laut Merah

NUSADAILY.COM – TEL AVIV - Penasihat Keamanan Nasional Israel Tzachi Hanegbi menyatakan negaranya siap melawan kelompok pemberontak di Yaman, Houthi yang dituding mengganggu pelayaran di Laut Merah.

Ancaman negara Zionis Israel itu disampaikan manakala komunitas internasional gagal melakukan pencegahan.

Hanegbi mengatakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah berbicara dengan Presiden AS Joe Biden, serta para pemimpin Eropa terkait tindakan Houthi yang menargetkan kapal dagang yang diduga memiliki hubungan dengan Israel.

"Israel memberi dunia waktu untuk berorganisasi guna mencegah hal ini, namun jika tidak ada kesepakatan global, karena ini adalah masalah global, kami akan bertindak untuk menghilangkan pengepungan laut ini," kata Hanegbi seperti dikutip CNN, Minggu (10/12).

Adapun aktivitas maritim Houthi meningkat sejak serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober lalu.

Pejabat militer AS menyebut kapal perang AS menembak jatuh beberapa kendaraan udara tak berawak yang datang dari wilayah Yaman yang dikuasai Houthi di Laut Merah Selatan pada pekan lalu.

Para pejabat militer AS menyampaikan mereka sedang mempertimbangkan untuk meningkatkan perlindungan bagi kapal-kapal komersial.

Perlindungan itu akan dilakukan di sekitar rute pelayaran penting Laut Merah di tengah serangkaian serangan rudal oleh Houthi baru-baru ini.

AS telah membahas cara-cara untuk meningkatkan keamanan di wilayah tersebut dengan anggota Pasukan Maritim Gabungan, satuan tugas angkatan laut multinasional yang bertugas melindungi pelayaran komersial di Laut Merah.

Para pejabat AS telah mengatakan secara terbuka bahwa diskusi berpusat pada kemungkinan mengawal kapal-kapal yang beroperasi di Laut Merah dan melalui selat Bab-el-Mandeb ke Teluk Aden - jalur sempit yang memisahkan Yaman dan Tanduk Afrika.

Kelompok Houthi sebelumnya dilaporkan terus melancarkan serangan ke wilayah di Israel sebagai respons atas gempuran ke Jalur Gaza Palestina yang kembali membabi buta sejak gencatan senjata berakhir.

Houthi dilaporkan meluncurkan beberapa rudal balistik ke pos militer Israel di Kota Eilat pada Rabu (6/12).

"Kami akan terus melancarkan operasi militer melawan musuh, Israel, serta mencegah kapal-kapal Israel berlalu-lalang di Laut Arab dan Laut Merah demi mendukung rakyat Palestina yang tertindas," bunyi pernyataan Houthi beberapa waktu lalu.(han)