Hudiyono Caleg DPRD Jatim, Pengabdian Berangkat Dari Keikhlasan

“Sebagai orang Sidoarjo, berkewajiban mengabdi, untuk terus ikut serta secara aktif membangun Sidoarjo agar lebih baik lagi,” tegas Hudiyono, Caleg DPRD Jatim.

Hudiyono Caleg DPRD Jatim, Pengabdian Berangkat Dari Keikhlasan
Dr H. Hudiyono MS.i, Caleg DPRD Jawa Timur dari Partai Demokrat untuk Dapil 2 (Sidoarjo) bersama KH Marzuki Mustamar.

NUSADAILY.COM – SIDOARJO: Pengabdian kepada masyarakat jangan pernah berakhir. Selama kita masih mampu, berilah karya terbaik bagi kepentingan masyarakat luas. Itulah Sosok Dr H. Hudiyono MS.i, yang tentu tidak asing bagi masyarakat Sidoarjo.

Maklum mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemrov Jatim ini pernah mengembang amanah sebagai Penjabat (Pj) Bupati Sidoarjo, pada 2020 yang berhasil menorehkan kinerja relatif bagus.

Selama memimpin Sidoarjo, Hudiyono memang dikenal sebagai sosok berani, tegas dan pekerja keras. Selain itu suka turun ke bawah untuk bertemu langsung dengan masyarakat Sidoarjo. Sikapnya responsif dan aspiratif, membuat dirinya bisa dengan mudah diterima semua kalangan masyarakat untuk bergandeng renteng membangun Sidoarjo.

Apalagi kedekatan Cak Hud, sapan akrab Hudiyono dengan berbagai komponen masyarakat Sidoarjo, termasuk para ulama. Seperti KH M. Salim Imron, KH Agoes Ali Mashyuri (Gus Ali) maupun KH Rofi’i,--adalah beberapa ulama Sidoarjo yang selalu mensuport Hudiono saat menjabat Pj Bupati dalam membangun Sidoarjo ke arah lebih baik.

Dus, dalam kurun waktu 4 bulan saja,--kepemimpijan dia berhasil memberikan aura positif. Ketika Sidoarjo dihadapkan pada situasi dan kondisi stagnan seiring  meninggalnya Wakil Bupati Nur Ahmad Syaifuddin, menggantikan Bupati Saiful, maka hadirnya Hudiyono memberikan nahkoda baru yang mampu meningkatkan kinerja pemerintahan maupun melaksanakan program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sidoarjo.

Kini dengan segala populeritas dan  kedekatan dengan semua kalangan masyarakat, Cak Hud menjadi kontestan pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024. Dia tercatat sebagai Caleg dari Partai Demokrat untuk Daerah Pemilihan 2 Sidoarjo.

Dalam pencalegan ini dia menempati nomor urut 2. “Bagi saya, bagaimana sebisa mungkin bisa terus mengabdikan diri untuk kebaikan masyarakat. Sehingga setelah saya memilih pensiun dari ASN,--terakhir menjabat Kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemprov Jatim, saya memutuskan untuk bergabung dengan Partai Demokrat, dan ditetapkan sebagai Caleg DPRD Jatim,” kata Cak Hud, Jumat (19/1) siang tadi. Sehari sebelumnya, Hudiyono menggelar ‘Ngopi Bareng’ di Jala Cafe bersama awak media Sidoarjo.

Hudiyono memang sengaja memilih Dapil 2 Sidoarjo. Bagi dirinya Sidoarjo merupakan ‘kampung halaman’,--mengingat sampai saat ini,--selain tercatat sebagai penduduk Sidoarjo, juga tetap berdomisili di Kalitengah, Kec. Tanggulangin, Kab. Sidoarjo. “Sebagai orang Sidoarjo, tentunya berkewajiban mengabdi untuk terus ikut aktif membangun Sidoarjo agar lebih baik lagi,” tegasnya. “Dan pengabdian saya bukanlah beban, melainkan kenikmatan dan keberkahan,” tambahnya.

Sebagai kontestan Pileg 2024, Cak Hud optimistis meraup dukungan dan suara yang sigfinikan sehingga bisa melenggang ke lembaga DPRD Jatim, untuk meneruskan kelangsungan pengabdiannya kepada masyarakat. Ini juga tidak lepas dari dukungan berbagai komponen masyarakat yang terus mengalir.

Tidak hanya kalangan ulama, dan beberapa tokoh masyarakat,  juga para pegiat seniman Sidoarjo sempat menyatakan dukungannya kepada Hudiyono. Begitu pula para pegiat olahraga di Sidoarjo. Apalagi dia saat ini menjabat sebagai Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Jatim.

Sehingga para pegiat olah raga di Sidoarjo itu pun semakin solid untuk memenangkan Hudiyono pada pesta demokrasi yang berlangsung pada 14 Feberuari 2024. “Ya, alhamdulillah. Dukungan terus mengalir, saat ini kami mencatat ada sekitar 5 ribu relawan yang siap bergerak di lapangan untuk mendulang suara pada pemilu mendatang,” ujar Cak Hud yang mengambil tagline dalam kampanyenya; Kerja Cepat,--kepanjangan dari Cekatan, Efektif, Profesional, Amanah dan Tanggap. “Semua harus dilakukan dengan iklas,” tambahnya.(*/iful)