Xavi Terancam Diganti Jika Barcelona Tidak Mendapatkan Gelar Apapun!

Xavi (42) belum genap satu tahun menjabat, namun legenda Barcelona itu berbicara tentang pensiunnya sebagai pelatih Catalan.

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Xavi (42) belum genap satu tahun menjabat, namun legenda Barcelona itu berbicara tentang pensiunnya sebagai pelatih Catalan.

Di LaLiga, pasukan Xavi hanya kebobolan empat gol dalam Sembilan pertandingan. Rekor tanpa noda (perbandingan gol 21:4).

Namun, sejak kekalahan 1-3 di El Clasico Minggu lalu (16/10) melawan Real Madrid, berkah Barcelona telah bengkok. Pemuncak kelasemen di liga Spanyol kini telah digusur dan di Liga Champions Barcelona hanya bisa mengharap keajaiban.

BACA JUGA : Bukan Cuma Tak Minat, Presiden Marseille Juga Nyindir Ronaldo?

Di Liga Champions, Barca kebobolan tujuh gol dalam empat pertandingan dan tersisa dua pertandingan babak penyisihan grup melawan Bayern dan Plzen.

Jika Inter Milan mendapat tiga poin penuh melawan Plzen atau Bayern, FC Barcelona sudah pasti tesingkir dari Liga Champions, terlepas dari hasil mereka sendiri. Jika terjadi, ini akan menjadi “out” lagi di babak penyisihan grup seperti tahun lalu.

Pada bulan November lalu, Xavi mengambil alih kepelatihan Barcelona. Pada musim panas lalu, sejumlah pemain top seperti Robert Lewandowski (34) dibeli dengan harga 45 juta euro dari FC Bayern. Dan sekarang?

“Situasinya bukan yang terbaik. Dengan upaya yang telah dilakukan klub, kami harus berjuang untuk gelar. Jika kami tidak memenangkan gelar, maka pelatih lain akan datang,” Xavi mengatakan.

BACA JUGA : Tebak-tebakan Pelatih Pengganti Pilihan Shin Tae-yong untuk SEA Games 2023

Jumat (21/10) Villarreal bertandang ke Camp Nou. Xavi membutuhkan kemenangan meyakinkan untuk memepet Real Madrid di puncak kelasemen dan mengatur momentum untuk keajaiban yang diharapkan di Liga Champions melawan Bayern Rabu depan (waktu setempat). Hasilnya Barca berhasil menang 3 gol tanpa balas atas Villarreal.

Xavi dalam sebuah konferensi pers. Foto: Getty Images/Football Espana

Xavi kini lebih agresif

“Saya akan terus bekerja untuk membalikkan keadaan dan saya akan melakukan yang terbaik. Saya akan bekerja lebih keras untuk menyampaikan kepada para pemain bahwa ini masih tentang memenangkan gelar,” jelas Xavi dengan agresif, seperti dilansir Sport Bild.

Untuk mencapai sukses, terutama di Liga Champions, Xavi harus berharap bantuan Plzen dan menghentikan rekor buruk melawan Bayern. Sejak Agustus 2020, Barca telah bertemu dengan Bayern Munich empat kali dan kehilangan semua duel tersebut dengan perbandingan gol 2:16.(jrm1/lal)