WNA Asal Nigeria Tusuk Hingga Aniaya 2 Orang Nenek di Apartemen Jakut, Polisi Terus dalami Motif Pelaku

"(Motif) Masih terus didalami karena sampai tadi malam tersangka tidak mau bicara. Kami sedang upayakan untuk segera dilakukan pemeriksaan secara psikologi atau kejiwaan,"

WNA Asal Nigeria Tusuk Hingga Aniaya 2 Orang Nenek di Apartemen Jakut, Polisi Terus dalami Motif Pelaku
ilustrasi

NUSADAILY.COM – JAKARTA - WNA asal Nigeria yang menusuk dan menganiaya dua orang nenek di apartemen di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dari hasil pemeriksaan, diketahui pelaku beraksi dalam keadaan sadar.

"Ya betul (dalam keadaan sadar)," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Iverson Manossoh kepada wartawan, Minggu (7/5/2023).

Hal tersebut diketahui setelah tes urine dilakukan terhadap pelaku. Hasilnya, pelaku negatif melakukan alkohol ataupun narkotika.

BACA JUGA : Ngeri! Pria Paruh Baya di Lombok Tengah Tusuk Kemaluan...

"Hasil tes urine negatif (alkohol dan narkotika)," ujarnya.

Namun belum diketahui motif pasti pelaku melakukan aksi brutal tersebut. Iverson mengatakan akan dilakukan pemeriksaan psikologi terhadap pelaku.

"(Motif) Masih terus didalami karena sampai tadi malam tersangka tidak mau bicara. Kami sedang upayakan untuk segera dilakukan pemeriksaan secara psikologi atau kejiwaan," imbuhnya, dilansir dari detik.com

Sebelumnya, polisi menetapkan pria asal Nigeria berinisial AN (32) sebagai tersangka aksi penyerangan dan penganiayaan terhadap dua nenek berinisial NW (55) dan RS (58) di apartemen di kawasan Kelapa Gading. Kedua korban mengalami sejumlah luka tusukan akibat penyerangan AN.

Iverson mengatakan AN masih diperiksa. Dia menuturkan pihaknya masih mendalami motif WN Nigeria itu melakukan penganiayaan terhadap kedua korban.

"Tersangka saat ini berada di Polres Metro Jakarta Utara terus dilakukan pendalaman pemeriksaan untuk mengungkap motif apa yang menjadi penyebab pelaku ini melakukan kekerasan terhadap dua ibu ya, yang satunya berusia 55 tahun, dan korban yang kedua berusia 58 tahun," ujarnya. (ros)