Warga Gresik Dikagetkan Ada Ular Diatas Plafon

Saat hendak ditangkap ular sepanjang 2,5 meter itu malah lari ke ruang sebelah. Mengetahui akan kabur lagi, petugas damkar langsung pindah ke ruangan sebelah. Kemudian menangkap ular lalu dievakuasi ke tempat lain.

Warga Gresik Dikagetkan Ada Ular  Diatas Plafon
Asyik minum Kopi, Warga Gresik Dikagetkan Ada Ular Diatas Plafon

NUSADAILY.COM – GRESIK - Kenikmatan Ozi (22) saat minum kopi terusik. Tiba-tiba secara tidak sengaja melihat ada ular piton sepanjang 2,5 meter nangkring diatas plafon warung kopi yang berlokasi di Jalan Tridharma Gresik.

Tak ingin dirinya celaka, Ozi warga Kebomas tersebut, melaporkan ada ular kepada pegawai jaga warung yang bernama Sukem.

BACA JUGA :  Penjual Nanas di Gresik Ditemukan Tewas, Diduga Sempat...

Kemudian petugas warung kopi tersebut, menghubungi petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik. Dalam hitungan detik, petugas akhirnya tiba di lokasi. Sewaktu berada di warung kopi. Petugas Damkarla Gresik menuju ke plafon tempat ular bersarang.

Saat hendak ditangkap ular sepanjang 2,5 meter itu malah lari ke ruang sebelah. Mengetahui akan kabur lagi, petugas damkar langsung pindah ke ruangan sebelah. Kemudian menangkap ular lalu dievakuasi ke tempat lain.

“Sempat deg-degan mas lah wong mau minum kopi bersama teman-teman kok ada ular diatas plafon,” ujar Ozi, Sabtu (3/12/2022).

BACA JUGA : Upaya Antisipasi Banjir Tahunan, Bupati Gresik Susuri Kali...

Sementara Sukem pegawai warung kopi menuturkan, dirinya kaget ada pelanggan melaporkan melihat ular diatas plafon.

“Saya langsung melaporkan kejadian ini ke petugas Damkarla Gresik. Petugas langsung merespon datang ke tempat kami untuk mengevakuasi ular,” tuturnya.

Kepala Dinas Damkarla Gresik, AH.Sinaga menyatakan ada empat petugas yang dikerahkan mengevakuasi ular piton tersebut.

“Sudah kami evakuasi agar tidak mengganggu warga beraktivitas. Kami juga menghimbau kepada warga menghubungi petugas piket bila menemukan ular atau binatang melata lainnya yang dianggap membahayakan,” tandasnya.(ris)