Warga di Semarang Belum Mau Mengungsi Meskipun Rumah Sudah Terendam Banjir

Sejumlah jalan protokol di Kota Semarang tergenang banjir akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota Jawa Tengah itu sejak dini hari tadi. Ketinggian banjir bervariasi, seperti di kawasan Simpang Lima sekitar 40-50 sentimeter dan di Jalan Gajah Mada 30-40 sentimeter.

Warga di Semarang Belum Mau Mengungsi Meskipun Rumah Sudah Terendam Banjir
Sejumlah warga terdampak banjir di Semarang belum mau mengungsi dan memilih bertahan di rumah masing-masing.

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Sejumlah warga yang tinggal di sekitar Jalan Kolonel Sugiyono, Kampung Layur, Kampung Petek, Kota Lama, Tanah Mas, Kota Semarang, Jawa Tengah, belum mau mengungsi meski daerah mereka terendam banjir.

Dilansir dari CNN Indonesia TV Damar Sinuko yang berada di lokasi menyebut warga memilih bertahan sembari mengamankan barang-barang berharga mereka. Ketinggian banjir bervariasi mulai dari 50 sentimeter hingga 1 meter.

"Biar di rumah dulu saja pak, tetangga juga pada begitu. Masih sedengkul, masih aman," kata warga setempat, Sulastri kepada CNN Indonesia TV, Sabtu (31/12).

BACA JUGA : Duh! Semarang Dikepung Banjir, Jalanan Mirip Seperti Sungai

Warga baru mengungsi apabila banjir semakin tinggi. Saat ini Pemerintah Kota Semarang dibantu oleh aparat TNI/Polri, Basarnas, dan BPBD masih mendata dan mengevakuasi warga yang ingin ke pengungsian.

Sejumlah jalan protokol di Kota Semarang tergenang banjir akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota Jawa Tengah itu sejak dini hari tadi. Ketinggian banjir bervariasi, seperti di kawasan Simpang Lima sekitar 40-50 sentimeter dan di Jalan Gajah Mada 30-40 sentimeter.

Banjir juga menggenangi kawasan permukiman, seperti Perumahan Tlogosari dan Genuk Indah. Air masuk ke rumah-rumah yang ketinggiannya sejajar atau lebih rendah dari jalan.

BACA JUGA : Hujan Deras Terus Guyur Kudus hingga Ratusan Rumah Warga...

Stasiun Tawang juga terendam banjir. Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Ixfan Hendri Wintoko mengatakan genangan air tersebut mengakibatkan pelayanan keberangkatan penumpang dipindahkan di area pintu keluar stasiun.

Ia menyebut hujan deras yang terus terjadi sejak Sabtu dini hari juga mengakibatkan banjir menggenangi beberapa jalur KA di lintas utara pulau Jawa.

Dampaknya kereta api yang akan melintas harus tertahan atau melintas dengan mengurangi kecepatan  demi keselamatan. Akibatnya terdapat beberapa perjalanan KA penumpang yang mengalami keterlambatan.(lal)