Waduh! Pria di Gowa Tewas Dikeroyok Massa Usai Dituduh Lecehkan Perempuan

Kapolres Gowa AKBP Reonald Simanjuntak mengungkapkan MDS tewas dengan beberapa luka senjata tajam di tubuhnya. Salah satu pelaku pengeroyokan disebut merupakan paman dari perempuan yang diduga dilecehkan.

Waduh! Pria di Gowa Tewas Dikeroyok Massa Usai Dituduh Lecehkan Perempuan
Ilustrasi. Pria di Gowa tewas dikeroyok massa karena diduga melecehkan seorang perempuan. Ia tewas akibat luka senjata tajam. (mkaragoz/Thinkstock)

NUSADAILY.COM - MAKASSAR - Seorang pria berinisial MDS (45) di Dusun Kappoloe, Kecamatan Biring Bulu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, tewas dikeroyok massa pada Senin (6/3) malam. Ia dituduh melecehkan seorang perempuan.

Kapolres Gowa AKBP Reonald Simanjuntak mengungkapkan MDS tewas dengan beberapa luka senjata tajam di tubuhnya. Salah satu pelaku pengeroyokan disebut merupakan paman dari perempuan yang diduga dilecehkan.

"Korban diduga melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap seorang wanita yang diketahui adalah keponakan pelaku," kata Reonald, Selasa (7/3).

BACA JUGA : Aparat Diterjukan Berpatroli di Transjakarta untuk Cegah...

Reonald menjelaskan MDS diduga melecehkan keponakan pelaku dengan memegang payudara perempuan tersebut di sebuah hajatan keluarga.

Paman dari perempuan itu kemudian mendengar kabar tersebut dan tak terima dengan perbuatan MDS. Ia pun mendatangi rumah MDS bersama sejumlah orang dengan membawa senjata tajam. Mereka masuk ke dalam rumah MDS dan menganiayanya.

"Pada saat korban tertidur para pelaku masuk ke dalam rumah dan merusak kamar korban serta menganiaya," tuturnya.

Korban berusaha menyelamatkan diri dengan melompat dari rumahnya. Namun, ternyata di luar juga sudah ada beberapa orang yang menunggu.

BACA JUGA : TransJakarta Tambah Armada Bus Pink Khusus Wanita Usai...

"Sempat korban dikejar sampai di sawah. Di situlah korban mengalami luka bacok serius di beberapa titik di bagian tubuhnya," kata Reonald.

Reonald menyatakan polisi telah mengamankan empat orang pelaku. Ia menyebutkan antara pelaku dan korban masih ada hubungan keluarga. Adapun jenazah korban telah diautopsi di Bhayangkara Makassar.

"Kita sudah amankan empat orang dan masih dalam proses pemeriksaan. Mereka ini masih ada hubungan keluarga, termasuk wanita yang mengaku dilecehkan oleh korban. Kasus ini masih kita dalami," ucapnya.(lal)